Setelah S-400 Turki inginkan SAM italia dan Perancis

Duniaku - Turki akan terus memainkan peran penting dalam hal menyediakan rudal dan pertahanan udara dari aliansi Atlantik Utara, meskipun akuisisi sistem rudal anti-pesawat Rusia S-400. Hal ini dinyatakan oleh Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, berbicara pada hari Rabu di forum keamanan tahunan di kota Aspen (Colorado).

Dia menyatakan bahwa "S-400 tidak dapat diintegrasikan ke dalam pertahanan udara tunggal dan sistem pertahanan rudal aliansi." "Tapi Turki masih bisa menjadi bagian dari itu dalam hal peluang lain," tambah Stoltenberg.

"Turki masih dan akan menjadi bagian dari pertahanan udara terpadu dan sistem pertahanan rudal aliansi itu," katanya. "Mereka memiliki pesawat terbang, ada stasiun radar, berbagai kemampuan lain yang sangat penting bagi sistem pertahanan udara dan pertahanan rudal kami," kata Sekretaris Jenderal NATO. Dia juga menekankan bahwa pihak berwenang Turki sedang berkonsultasi dengan Perancis dan Italia tentang kemungkinan memperoleh sistem pertahanan udara dari mereka.

Stoltenberg mencatat bahwa tidak ada satu pun negara di Aliansi Atlantik Utara, yang tidak mendukung pengucilan Turki dari negara itu sehubungan dengan pembelian S-400. "Turki adalah anggota penting NATO. Tidak ada sekutu [mengenai NATO] yang menyentuh topik ini. Kita semua mengerti bahwa kita saling bergantung satu sama lain," katanya.

Stoltenberg mencatat bahwa "ada perbedaan pendapat tentang S-400." "Sampai masalah ini diselesaikan, kita perlu meminimalkan konsekuensi negatifnya," tambahnya.

Tentang S-400 Turki

Pada bulan September 2017, Federasi Rusia mengumumkan kontrak dengan Turki untuk penyediaan sistem rudal anti-pesawat S-400, biayanya $ 2,5 miliar. Ankara akan menerima kit resimen (dua divisi). Kontrak tersebut menyiratkan pengalihan sebagian teknologi produksi ke pihak Turki. Pengiriman pertama dimulai pada 12 Juli.

Turki dan NATO secara aktif menentang akuisisi S-400 oleh Turki. Pada hari Rabu, Gedung Putih mengumumkan bahwa keputusan Turki untuk mengakuisisi S-400 membuatnya tidak mungkin baginya untuk terus berpartisipasi dalam program F-35.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info