Iran meyakini misi Uni Eropa di Teluk Persia dapat meningkatkan ketegangan di kawasan itu

Duniaku - Otoritas Iran percaya bahwa penciptaan misi Eropa untuk memantau keamanan di Teluk Persia adalah ancaman dan akan meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut. Seperti yang dilaporkan oleh IRNA pada hari Minggu, kata juru bicara pemerintah Iran Ali Rabia.

"Kami baru-baru ini mendengar bahwa [negara-negara Eropa] ingin mengirim kapal perang ke Teluk Persia. Mengingat situasi saat ini, tindakan seperti itu adalah ancaman dan akan meningkatkan ketegangan. Iran mengundang semua negara [untuk berdialog] dan tidak mendukung tindakan provokasi," kata Rabia.

Sebelumnya diberitakan bahwa kapal perusak Inggris telah tiba diteluk persia untuk mengamankan kapal dagang mereka diperiaran tersebut.

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS mengumumkan bahwa Washington menciptakan koalisi untuk memastikan kebebasan navigasi di wilayah Teluk. Pada 23 Juli, Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo mengusulkan melibatkan negara-negara dari berbagai wilayah dunia dalam koalisi. Pada hari yang sama, diketahui bahwa FRG, Prancis, dan Inggris sedang bernegosiasi untuk mengamankan misi mereka sendiri untuk memantau keselamatan navigasi di Teluk Persia.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengatakan dalam sebuah wawancara pada kelompok editorial Funke yang diterbitkan pada hari Sabtu bahwa pembicaraan mengenai Misi Pemantauan Keamanan Eropa di Teluk Persia berada pada tahap awal, dan masih terlalu dini untuk berbicara tentang partisipasi Jerman di dalamnya. Menurutnya, "di atas semua orang Eropa" melakukan upaya untuk menggunakan pengungkit pengaruh diplomatik terhadap Iran. Menteri menunjukkan bahwa Berlin tidak ingin bergabung dengan "strategi tekanan maksimum Amerika" di Teheran.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info