Iran meluncurkan rudal balistik untuk pertahanan

Duniaku - Peluncuran rudal balistik oleh pihak Iran bersifat defensif dan tidak ditujukan terhadap negara-negara lain. Seperti diwartakan Fars , mengutip sumber militer.

Menurutnya, tujuan peluncuran rudal balistik semata-mata untuk menindaklanjuti kemungkinan upaya negara-negara asing untuk melanggar kedaulatan wilayah Iran. Republik Islam Iran, sumber militer mengindikasikan, tidak diharuskan untuk mendapatkan izin dari negara mana pun di dunia untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya dan menganggap hak untuk pertahanan sebagai bagian dari kedaulatannya sendiri.

Sebelumnya, Fox News melaporkan bahwa Iran pada malam 25 Juli melakukan uji coba rudal balistik jarak menengah. Menurut saluran itu, rudal Shahab-3 diluncurkan di bagian selatan Iran dan terbang sekitar 960 km ke utara. Dia jatuh di gurun dekat Teheran.

Situasi di sekitar Iran memburuk setelah ledakan menggelegar pada dua tanker pada 13 Juni di Teluk Oman pada dua tanker setelah serangan yang dituduhkan. Amerika Serikat menyalahkan insiden terhadap Iran, yang didukung oleh Inggris dan Arab Saudi.

Teheran membantah tuduhan ini. Pada 20 Juni, pasukan Iran menembak jatuh sebuah pesawat pengintai tak berawak Angkatan Laut Amerika RQ-4, setelah itu Amerika Serikat, menurut Presiden Donald Trump, menyiapkan operasi militer, yang melibatkan pengiriman serangan tepat pada tiga sasaran di Iran.

Menurut informasi yang diberikan oleh pemimpin Amerika, 10 menit sebelum dimulainya operasi ini, ia memberi perintah untuk tidak melakukan itu, mengingat tindakan Teheran yang tidak proporsional.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info