AS ingin memaksa Iran untuk menegosiasikan perjanjian komprehensif baru

Duniaku - Washington bermaksud untuk terus memberikan tekanan pada Teheran untuk memaksa pemerintah Iran untuk menegosiasikan perjanjian komprehensif baru untuk menggantikan Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) pada program nuklir Iran. Kata kepala layanan pers Kementerian Luar Negeri AS Morgan Ortegus pada hari Rabu.

"Kami akan terus memberikan tekanan maksimum pada rezim Iran untuk menghentikan melakukan kebijakan luar negeri yang merusak dan memaksanya untuk menegosiasikan perjanjian komprehensif baru yang akan menangani semua aspek perilakunya," katanya.

Pada 8 Mei 2018, kepala Gedung Putih, Donald Trump, mengumumkan bahwa Washington menarik diri dari JCPOA - sebuah kesepakatan yang ditandatangani pada 2015 dan membatasi pengembangan nuklir Teheran sebagai imbalan atas pencabutan sanksi Dewan Keamanan PBB dan tindakan pembatasan sepihak oleh AS dan Uni Eropa. Pada 8 Mei 2019, Presiden Iran Hassan Rouhani mengumumkan penangguhan pemenuhan sebagian kewajiban berdasarkan perjanjian tersebut.

Menurut saluran televisi Al-Mayadin pada hari Rabu, Rouhani tidak mengesampingkan kemungkinan memulai pembicaraan dengan Amerika Serikat jika Washington akan menghormati komitmennya pada sistem. Namun, kemudian pemimpin spiritual dan kepala negara Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan bahwa negosiasi dengan Washington, menurut pendapatnya, tidak melakukan apa-apa selain membahayakan.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info