Taliban menyerang pangkalan militer di Afghanistan

Duniaku - Militan gerakan Taliban menyerang pangkalan militer di provinsi Helmand. Ini dilaporkan pada hari Jumat oleh Tolo News. Menurut informasinya, 27 militan ambil bagian dalam serangan itu. Menurut pihak berwenang setempat, militer berhasil mengusir serangan itu. Sembilan penyerang tersingkir.

Angkatan Bersenjata Afghanistan melanjutkan operasi untuk membersihkan wilayah tersebut. Informasi tentang yang terluka di kalangan militer belum diterima.

Semantara dikabarkan dari AS yang dilansir The New York Times, kamis 28/02, mengatakan bahwa Departemen Pertahanan AS menyiapkan rencana penarikan pasukan AS dari Afghanistan dalam tiga hingga lima tahun ke depan dan dimaksudkan sebagai proposal pada pembicaraan antar-Afghanistan.

Menurut sumbernya, Pentagon membahas rencana ini dengan sekutunya di Eropa, yang merespons secara umum dengan cara yang positif. Jadi, diusulkan dalam beberapa bulan mendatang untuk mengurangi setengah dari ukuran kontingen AS di Afghanistan, yaitu 14 ribu tentara. Sisanya akan ditugaskan untuk memfokuskan secara eksklusif pada upaya memerangi terorisme. Dan tugas mendidik dan melatih tentara Afghanistan dan pasukan keamanan yang akan ditugaskan ke kontingen dari Eropa dan Australia dengan total 8,6 ribu orang.

Sumber informasi mengidentifikasi beberapa mantan pejabat dan saat ini dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. Rencana ini dimaksudkan untuk memfasilitasi negosiasi antara Perwakilan Khusus AS untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad dan perwakilan gerakan Taliban. Sumber memperingatkan bahwa Presiden Donald Trump pada prinsipnya mampu membatalkan rencana kapan saja.

Selain itu Taliban akan mengambil bagian dalam konferensi inter-Afghanistan kedua di Doha  dari 25-26 Maret, seperti dilansir Tass mengutip sumber perwakilan resmi kantor politik gerakan Qatar, Muhammad Sohail Shahin. Pada 5-6 Februari, konferensi inter-Afghanistan pertama diadakan di Moskow, diorganisir dan disponsori oleh perwakilan diaspora Afghanistan di Rusia. Forum tersebut dihadiri oleh delegasi diaspora Afghanistan dari negara-negara CIS dan kantor politik Taliban Qatar. Pemerintah Afghanistan yang hadir di konferensi tersebut.

Dalam deklarasi akhir, para pihak menyerukan penarikan lengkap pasukan asing dari wilayah negara itu. Suatu poin terpisah dicatat kebutuhan untuk menghapus para pemimpin gerakan Taliban dari daftar hitam PBB.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info