Rusia akan melakukan segalanya untuk mencegah invasi militer ke Venezuela

Duniaku - Federasi Rusia akan melakukan segala kemungkinan untuk mencegah invasi militer ke Venezuela. Ini diumumkan pada hari Minggu oleh pembicara Dewan Federasi, Valentina Matvienko, pada pertemuan dengan Wakil Presiden Eksekutif Delsi Rodriguez, yang sedang melakukan kunjungan kerja di Moskow.

"Kami sangat takut bahwa Amerika Serikat akan melakukan provokasi untuk menumpahkan darah, menemukan alasan dan alasan untuk menyerang Venezuela. Tetapi kami akan melakukan segalanya untuk mencegah hal ini," kata Matvienko.

Dia menambahkan bahwa Rusia dengan tegas menentang campur tangan pihak luar dalam urusan negara-negara merdeka yang berdaulat.

"Saya yakin Anda dapat diyakinkan bahwa Rusia sangat berempati dengan segala sesuatu yang terjadi di Venezuela, dalam solidaritas kami dengan rakyat Venezuela, dalam mendukung pemerintah yang sah dalam perjuangannya untuk kedaulatan dan kemerdekaan negara," kata Matvienko.

Dia juga mencatat bahwa Venezuela telah menjadi objek dari upaya lain untuk menggulingkan otoritas yang sah, seperti di Irak dan Libya. Komunitas internasional harus menghentikan tren negatif ini.

"Kami tahu hasil penggulingan ilegal dari otoritas terpilih yang sah. Kami punya contoh Irak, Libya, negara-negara lain, kami tahu bagaimana ini berakhir. Kuba dan Nikaragua akan menjadi yang berikutnya. Komunitas internasional harus menghentikan kecenderungan dan proses negatif ini untuk mencegah hal-hal seperti itu mulai sekarang, "katanya.

Rusia yakin bahwa krisis di Venezuela secara artifisial diciptakan oleh otoritas AS, dan itu hanya akan diselesaikan dalam kerangka dialog semua kekuatan politik di negara itu, tambah pembicara Dewan Federasi.

"Kami benar-benar yakin bahwa krisis di Venezuela, yang secara buatan diciptakan oleh Amerika Serikat, dapat diselesaikan hanya dengan cara damai, hanya dalam kerangka dialog inklusif dari semua kekuatan politik, bahwa hanya rakyat Venezuela yang memiliki hak untuk memutuskan seperti apa masa kini dan masa depan mereka nantinya," katanya.

Rusia dalam hal ini menyambut baik pernyataan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, tentang kesiapannya untuk terlibat dalam dialog dengan semua kekuatan politik di negara itu tanpa syarat awal, Matvienko menambahkan.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info