Pentagon meramalkan puncak kekuatan militer Rusia dan Cina

Duniaku - Kemampuan tentara Rusia akan mencapai maksimum pada tahun 2028, diikuti Cina pada tahun 2030. Prakiraan ini dibuat oleh seorang pejabat senior Pentagon, Sekretaris Mark Esper, tulis Reuters, Rabu 27/02.

Dengan demikian, menurut pejabat itu, Amerika Serikat memiliki waktu 10 tahun untuk mempersiapkan kemungkinan ancaman. Untuk tujuan ini, tentara akan merevisi sekitar 200 program persenjataan dan memfokuskan kembali dana pada investasi dalam kemampuan untuk mengalahkan militer Rusia dan Cina yang muncul.

Mark Esper menekankan bahwa ketika Amerika Serikat berperang di Timur Tengah, Rusia dan Cina membangun kekuatan militer. "Demi perang di Irak dan Afghanistan, Angkatan Darat AS" meletakkan "kesiapannya untuk bertarung dengan negara-negara seperti Cina dan Rusia. Akibatnya, kita perlu memperbarui gudang senjata yang telah beroperasi selama 40 tahun," jelasnya.

Tahun ini, Pentagon telah meminta pendanaan dalam jumlah 182 miliar dolar, di mana 22 miliar ditujukan untuk pembelian senjata baru. Dalam waktu dekat anggaran militer akan dibentuk, dan kemudian akan menjadi jelas program mana yang akan dikurangi. "Kami sudah memodernisasi yang tidak beralasan," Esper mengakui. Dia berencana untuk fokus pada enam bidang prioritas, termasuk senjata presisi, alat berat baru, helikopter, dan sistem pertahanan rudal yang lebih canggih.

Esper mengatakan dia berharap bahwa realokasi dana akan menguntungkan untuk beberapa dekade mendatang. "Jika kita akan bertarung dan menang melawan Rusia dan Cina di tahun 2030, 2040 dan 2050, saya harus mulai membangun generasi berikutnya sekarang," katanya.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info