Pengiriman F-35 Turki diharapkan pada November 2019

Duniaku - Turki mengharapkan pengiriman pesawat tempur generasi kelima F-35 pada November tahun ini. Ini diumumkan pada hari Kamis oleh Menteri Pertahanan Nasional Turki Hulusi Akar.

"Kami mengharapkan pengiriman F-35 pada November, pekerjaan sedang berlangsung untuk mempersiapkan infrastruktur untuk mereka," kata Menteri Pertahanan yang dikutip dari Anadolu.

Menhan Turki juga mengatakan bahwa "pilot dan staf teknis Turki terus dilatih di Amerika Serikat." Menurutnya, pesawat tempur Amerika yang baru "akan dikerahkan di pangkalan udara Malatya."

Sebelumnya Asisten Menteri Pertahanan sementara AS untuk Urusan Keamanan Internasional Katherine Wilbarger menyatakan pemerintah AS akan siap untuk melanjutkan negosiasi dengan Turki tentang kemungkinan memasok kompleks Patriot hanya jika Ankara berjanji untuk tidak menyelesaikan kesepakatan sistem rudal anti-pesawat terbang S-400 dari Rusia, Rabu 13/03.

"Kami akan terus membahas potensi penjualan ini dengan Turki hanya jika berjanji untuk tidak menerima S-400," kata seorang juru bicara Pentagon, mengomentari prospek untuk pengiriman sistem rudal anti-pesawat Patriot Ankara pada sidang di Komite Layanan Bersenjata Dewan Perwakilan Rakyat AS.

Panglima Angkatan Bersenjata Gabungan NATO di Eropa, Jenderal Amerika Curtis Scaparotti, yang berpartisipasi dalam dengar pendapat yang sama, membenarkan bahwa ia terus mendukung penolakan pengiriman pesawat F-35 ke Ankara oleh Washington dalam hal S-400 diterima oleh Turki. "Ya, saya pikir kita tidak boleh mengirimkan F-35 jika ada S-400 di Turki," kata komandan.

Menurutnya, Amerika Serikat dan Turki terus membahas masalah ini. "Turki adalah sekutu penting dengan siapa kami bekerja setiap hari. Saya tahu para pemimpinnya dengan baik. Dan niat kami adalah bahwa itu terus menjadi sekutu penting, sekutu NATO, di masa depan," kata Scaparotti.

Baik dia dan Wilbarger meyakinkan bahwa Pentagon ingin terus melihat Turki berpartisipasi dalam program F-35. "Seperti yang saya katakan sebelumnya, mereka adalah salah satu sekutu kunci kami. Ini adalah wilayah yang sangat penting di dunia," kata Scaparotti.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info