Maduro berterima kasih kepada Rusia atas dukungannya

Duniaku - Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan rakyat negara itu berterima kasih kepada Rusia atas dukungan mereka. Ini diumumkan pada hari Jumat oleh wakil presiden eksekutif Venezuela Delsi Rodriguez dalam pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.

"Merupakan kehormatan dan kegembiraan besar bagi kami untuk berada di sini hari ini, di Rusia, yang dengannya kami berjuang untuk masa depan umat manusia. Kami tahu betul bahwa pelanggaran hukum internasional [dari mitra] memberi Anda, Tuan Lavrov, banyak pekerjaan," katanya. "Saya ingin menyampaikan kata-kata terima kasih dari Presiden kita Nicolas Maduro dan rakyat Venezuela atas dukungan yang diberikan Rusia kepada kita."

Rodriguez ingat bahwa pada 5 Desember 2018 Maduro mengunjungi Rusia untuk memperkuat hubungan bilateral. "Hari ini, Venezuela sedang mengalami periode khusus ketika kita menjadi korban agresi multidimensi AS," katanya. "Kami melihat ini sebagai hal positif: ini adalah momen yang baik untuk menemukan cara kerja sama baru, dengan mempertimbangkan situasi geopolitik saat ini."

Menurut wakil presiden eksekutif Venezuela, situasi saat ini menuntut negara-negara untuk bersatu, menjaga hukum internasional dan supremasi hukum dan melindungi hak sakral rakyat atas kedaulatan dan kemerdekaan. "Kami mengusulkan agenda baru yang bertujuan untuk mengkonsolidasikan negara kami dan mengembangkan hubungan," kata Rodriguez.

Sementara Menlu Rusia Lavrov mengatakan langkah-langkah untuk memperbaiki situasi di Venezuela harus diambil tanpa instruksi dari luar. Rakyat Venezuela sendiri harus memperbaiki situasi di negara itu. Ini diumumkan oleh Menteri saat konferensi pers bersama setelah pembicaraan dengan Wakil Presiden Eksekutif Delsi Rodriguez dari Venezuela, yang dilansir Tass, Jumat 1/3.

"Rusia secara konsisten mengadvokasi penyelesaian damai masalah internal - Venezuela," katanya. "Jelas bahwa langkah-langkah untuk memperbaiki situasi harus diambil oleh rakyat Venezuela sendiri, tanpa instruksi dari luar, tanpa tekanan dari luar dan, tentu saja, tanpa ultimatum."

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info