Kolonel Polandia menyebut militer Rusia di Kaliningrad sebagai "orang-orangan sawah"

Duniaku - Profesor Akademi Seni Militer, kolonel cadangan Marek Wrzosek, berbicara di radio Polandia sebagai seorang ahli, menyebut wilayah Kaliningrad sebagai orang-orangan militer karena banyaknya senjata yang ditempatkan di sana.

Marek Wrzosek mencatat bahwa Moskow tidak menghentikan penumpukan kekuatan tempur di perbatasan barat negara itu. Jadi, pada awal minggu, sistem pertahanan udara yang digunakan di wilayah Kaliningrad ditambah set resimen sistem anti-pesawat S-400. Selain itu, pesawat tempur Su-27 tambahan telah dikerahkan ke wilayah tersebut.

Menurutnya, saat ini wilayah tersebut adalah garis pertahanan dengan persenjataan generasi terakhir, yang digunakan oleh Moskow sebagai "orang-orangan sawah militer". Pada saat yang sama, wilayah tersebut tidak hanya menjadi pangkalan militer, tetapi juga "mata dan telinga" Angkatan Bersenjata Federasi Rusia. Selain melindungi wilayahnya, Moskow berupaya mengendalikan negara-negara lain.

Pada saat yang sama, sang kolonel menekankan bahwa hampir seluruh wilayah Kaliningrad berada dalam jangkauan sistem rudal dan artileri Polandia dan Lithuania.

"Jika terjadi kemungkinan konflik bersenjata baterai Rusia segera dihancurkan setelah dimulainya operasi" - katanya. 

Polandia telah melakukan banyak hal untuk kemungkinan tanggapan atas tindakan Rusia, kata Wrzosek.

"Kami memiliki pesawat terbang yang dipersenjatai dengan rudal yang baru dibeli yang mampu secara efektif mengenai sasaran di wilayah Federasi Rusia, jika itu menyangkut hal itu. Selain itu, baru-baru ini pemerintah Polandia sedang menegosiasikan pembelian rudal jarak jauh. Jadi, kita kembali ke konsep pasukan rudal, bukan hanya artileri" - Dia menjelaskan.

Menurutnya, masih banyak pekerjaan di depan, Angkatan Bersenjata Polandia telah mulai membangun sistem penangkal racun (berlawanan dengan konsep Rusia untuk mengendalikan dan membatasi akses di Laut Baltik), tambah sang kolonel.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info