India mengatakan bahwa ketika menyerang kamp militan menewaskan militer Pakistan

Duniaku - Komando militer India menentukan jumlah teroris yang tewas dalam pemboman sebuah kamp pelatihan di Balakot. Menurut New Delhi, di kamp inilah para militan dari kelompok Jaish-e-Mohammad dilatih, yang sebelumnya melakukan aksi terorisme terhadap petugas polisi India.

Awalnya, media di India mengumumkan menghancurkan "300 atau 400 militan," dan sekarang layanan pers angkatan udara negara itu menggunakan kata-kata yang disederhanakan "lebih dari 200".

Pada saat yang sama, dinyatakan bahwa intelijen India beberapa hari sebelum serangan udara Balakot mengungkapkan keberadaan 263 militan di kamp tersebut, serta kehadiran personel militer Pakistan. Dengan demikian, dinyatakan bahwa, ada 18 komandan lapangan di kamp tersebut, ​​dan "semuanya dihancurkan."

Di media India, dengan mengacu pada Komando Angkatan Udara negara itu, dikatakan bahwa empat perwakilan angkatan bersenjata Pakistan tewas selama pemboman kamp pelatihan militan. Namun, tidak ada bukti yang diberikan mengenai pernyataan ini.

Di Pakistan sendiri, sebelumnya dicatat bahwa tidak ada teroris di wilayah yang ditunjukkan oleh India, dan bahwa bom Angkatan Udara India jatuh di daerah berhutan. Gambar satelit juga ditunjukkan di mana infrastruktur Balakot ditampilkan utuh.

Di India, ini dijawab oleh fakta bahwa bom SPICE-2000 yang digunakan dalam serangan itu "tidak harus menghancurkan bangunan sepenuhnya, mereka mengenai apa yang ada di dalamnya." Lebih jauh lagi, dinyatakan bahwa Angkatan Udara India memiliki foto sendiri dari hasil pemboman, tetapi sejauh ini foto-foto ini belum dipublikasikan.

Media India melaporkan bahwa dinas rahasia Pakistan "menahan" komunikasi seluler dan Internet di daerah Balakot dengan tujuan agar "warga setempat tidak dapat mempublikasikan gambar-gambar kehancuran dan kematian militan dan personil militer di Web." Namun sebelumnya Routers telah melakukan investigasi kedekat lokasi kejadian dan tidak menemukan kerusakan yang diklaim, Serta photo terbaru juga mengatakan hal yang sama.

Dari publikasi di koranFinancial Express : "Mayatnya dimakamkan di sungai Kunhar. Mereka yang selamat dari serangan itu dibawa ke perbatasan Waziristan dan Afghanistan."

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info