Ethiopia menunjukan sistem anti-pesawat Pantsir-S1 (Video)

Duniaku - Ethiopia mengakuisisi sistem anti-pesawat buatan Rusia Pantsir-S1 untuk melindungi bendungan hidroelektrik Hidase. Peralatan baru tersebut ditunjukan untuk pertaman kali minggu lalu. Menurut "Rossiyskaya Gazeta" dengan mengacu pada Majalah Militer Watch , kompleks baru telah menjadi yang paling modern dalam komposisi kekuatan pertahanan udara negara itu.

Sebagian besar aset pertahanan udara Ethiopia terdiri dari sistem dari masa Perang Dingin, seperti S-75 dan S-125, meskipun S-125 dimodernisasi dan ditempatkan pada platform mobile. Dengan akuisisi sistem rudal pertahanan udara Pantsir-S1, negara itu memiliki kompleks pertahanan anti-pesawat jarak pendek terbaru, tetapi tidak diketahui apakah tentara Ethiopia akan membeli sistem anti-pesawat jarak jauh.

Diasumsikan bahwa kompleks anti-pesawat baru akan dikerahkan di daerah "Bendungan hidroelektrik Ethiopia" juga dikenal sebagai pembangkit listrik tenaga air Hidase yang sedang dibangun. Fasilitas ini, dibangun di Sungai Nil, diyakini secara signifikan mengurangi jumlah air yang masuk ke Mesir, yang dapat menyebabkan konflik bersenjata antar negara.

Pantsir-S1 akan mencegat rudal yang ditembakkan ke bendungan, sementara pesawat Mesir akan berurusan dengan pesawat Ethiopia, yang memiliki armada pesawat tempur berat terbesar kedua di Afrika setelah Aljazair, publikasi itu mengandaikan. Angkatan udara Ethiopia memiliki Su-27 dengan rudal R-27 dan MiG-23 dengan senjata serupa. Baru-baru ini media Rusia mengabarkan Mesir akan membeli pesawat tempur Su-35.



BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info