AS akan memberikan penekanan khusus pada pengembangan senjata hipersonik

Duniaku - Amerika Serikat bermaksud untuk berkonsentrasi dalam menciptakan Pasukan Luar Angkasa terutama pada penciptaan senjata hipersonik, serta sistem perlindungannya. Hal ini dinyatakan oleh Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan, berbicara di Pusat Studi Strategis dan Internasional di Washington pada hari Rabu.

Dia ingat bahwa Pentagon telah menyiapkan peta jalan (road map) untuk pembentukan Pasukan Luar Angkasa, yang seharusnya menjadi matra keenam Angkatan Bersenjata AS - selain Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut, Korps Marinir dan Penjaga Pantai. "Peta jalan dibuka dengan [persenjataan] hipersonik, peringatan [tentang serangan menggunakan sistem seperti itu] dan pengawalan [target ini] untuk bertahan melawan rudal hipersonik musuh. Langkah selanjutnya adalah mengeluarkan indikasi target untuk rudal hipersonik kita," kata Shanakhan.

Pada saat yang sama, ia mengklarifikasi bahwa, Amerika Serikat mengembangkan rencana seperti itu dengan mempertimbangkan pembangunan militer di Rusia dan RRC. "Kami telah mengembangkan rencana ruang angkasa di sekitar apa yang harus kami lakukan untuk bersaing dengan China dan Rusia dan menang," katanya.

“Elemen pertama dari roadmap adalah bagaimana menangkal [persenjataan] hipersonik yang mengancam militer kita dan negara,” Shanakhan mengulangi.

Pada pertengahan Februari Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah untuk memungkinkan militer memulai pekerjaan praktis untuk menciptakan pasukan antariksa. Namun, rencana ini masih harus disetujui oleh Kongres AS. Perintah untuk membuat Space Forces Trump berikan pada Juni 2018.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info