Pesawat tempur Angkatan Udara Kuba jatuh 40 km dari Havana

Duniaku - Sebuah pesawat tempur Kuba jatuh di dekat pangkalan militer di provinsi Artemisa, sekitar 40 kilometer dari Havana, kata Kementerian Angkatan Bersenjata Revolusioner (FAR) dalam sebuah pernyataan.

"Pada pagi hari Selasa, 26 Februari, sebuah pesawat Mig 21 dari Angkatan Udara Revolusioner bergegas ke darat, karena masalah teknis, di sekitar kotamadya Guira de Melena, provinsi Artemisa, selama pelaksanaan latihan persiapan agresif, "kata catatan FAR, yang dilansir Elnuevodia..

"Kejadian tidak menyebabkan kerusakan, pilot dalam kondisi kesehatan yang baik. Komisi Kementerian Angkatan Bersenjata Revolusioner menyelidiki penyebab kecelakaan itu ", tambahnya singkat.

Menurut Kantor Berita Kuba (ACN), penduduk wilayah menyaksikan bagaimana pesawat melewati desa, menuju selatan pemukiman, di dekat sebuah kamp yang dikenal sebagai Sonrisa de la Victoria (Senyum Kemenangan), dengan api di salah satu mesinnya.

Saksi mata yang diwawancarai oleh reporter surat kabar lokal El ArtemiseƱo melaporkan bahwa terlihat bagaimana pilot mengeluarkan dirinya sebelum pesawat jatuh ke tanah dan menyoroti kemampuannya untuk mengarahkan pesawat ke pinggiran kota dan bahwa itu tidak menyebabkan korban atau kerusakan yang cukup besar.

ACN menekankan bahwa tidak ada orang yang terluka tiba di poliklinik setempat, meskipun beberapa orang dirawat karena stres dan keributan.

Setelah beberapa waktu, perwakilan tentara, polisi dan brigade medis mulai berdatangan ke tempat jatuhnya MiG-23 (MiG-21). Pilot dievakuasi tidak jauh dari tempat pesawat jatuh dengan helikopter. Dilaporkan bahwa kondisi pilotnya selamat. Seperti yang bisa anda lihatpada  video dibawah ini.

Pada tanggal 29 April 2017, sebuah pesawat AN-26, milik FAR, yang lepas landas dari bandara Pantai Baracoa menabrak sebuah bukit juga di provinsi Artemisa, yang menyebabkan kematian delapan tentara yang ada di dalamnya.

Kecelakaan pesawat terakhir di Kuba terjadi pada 18 Mei tahun lalu, ketika sebuah Boeing 737-200 disewa oleh Cubana de Aviacion ke perusahaan Meksiko Global Air jatuh beberapa menit setelah lepas landas dari bandara Havana ke kota dari Holguin.

Kuba telah menetapkan 2019 sebagai tahun pertahanan nasional, itulah sebabnya latihan militer meningkat, terutama di tengah-tengah ketegangan politik yang ada di Venezuela, sekutu utamanya di belahan bumi itu.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info