Pentagon sedang mempertimbangkan untuk menciptakan pencegat untuk melindungi dari senjata hipersonik

Duniaku - Departemen Pertahanan AS sedang mempertimbangkan kemungkinan menciptakan sistem pencegat baru sebagai bagian dari analisis cara untuk melindungi dari senjata hipersonik. Ini diumumkan pada hari Jumat oleh Letnan Jenderal Sam Greaves, direktur Badan Pertahanan Rudal Amerika Serikat, berbicara hari Jumat di Pusat Studi Strategis dan Internasional yang berbasis di Washington.

"Pencegat baru untuk perlindungan terhadap senjata hipersonik sedang dipertimbangkan, kementerian sedang menyelesaikan analisis mencari solusi alternatif untuk masalah ini, yang akan segera diterbitkan," katanya, seperti dilansir Tass.

Greaves menambahkan bahwa para spesialis juga mempertimbangkan sistem energi terarah sebagai sarana untuk melindungi dari senjata hipersonik. Pentagon "pada dasarnya mengevaluasi set pencegat yang tersedia saat ini untuk mengetahui apakah mereka cukup cepat" untuk melindungi terhadap rudal hipersonik. "Analisis ini pada tahap persetujuan akhir oleh kementerian dan akan segera diterbitkan," kata jenderal itu, seraya menambahkan bahwa para ahli telah mempelajari penawaran dari pengembang dan produsen, serta potensi pencegat baru.

Namun, Greaves mengatakan bahwa AS saat ini tidak membutuhkan sistem intersepsi baru. "Saya tidak bisa mengatakan bahwa hari ini kita pasti membutuhkan pencegat baru," katanya, mendesak kami untuk menunggu hasil analisis.

Selain itu, lanjut jenderal itu, Pentagon sedang menyiapkan sistem kendali pertahanan rudalnya sehingga mereka sekarang dapat "melihat perbedaan antara ancaman balistik dan senjata hipersonik." Dia juga mencatat bahwa "alat deteksi diluncurkan di ruang angkasa, dalam kombinasi dengan rekan-rekan mereka di lapangan, diperlukan untuk melawan ancaman."

Direktur Badan Pertahanan Rudal juga mengeluhkan masalah dengan alokasi dana untuk sistem pertahanan rudal. "Pendanaan yang tidak stabil telah memperlambat pengembangan senjata energi yang diarahkan untuk pertahanan rudal, tetapi ini masih layak," katanya.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info