NATO tidak terima dengan pernyataan Putin tentang kemungkinan bloknya menjadi target rudal

Duniaku - NATO menganggap pernyataan presiden Federasi Rusia tidak dapat diterima bahwa rudal Rusia dapat ditujukan kepada negara-negara aliansi dalam hal penyebaran senjata Amerika di Eropa sebagai hasil penarikan AS dari Perjanjian Penghapusan Rudal Jarak Menengah dan Jarak Pendek. Hal ini dinyatakan oleh TASS mengutip sumber aliansi tersebut, mengomentari pidato Presiden Federasi Rusia kepada Majelis Federal.

Dia menekankan bahwa aliansi terus mempertimbangkan Rusia yang bertanggung jawab atas penarikan AS dari perjanjian ini, sekali lagi mengulangi tuduhan terhadap Moskow dalam mengerahkan jenis senjata yang dilarang.

"Kami mencatat pidato Presiden Putin 20 Februari. Pernyataan Rusia yang mengancam akan menargetkan negara-negara NATO tidak dapat diterima," katanya. "Kami menyerukan Rusia untuk kembali ke kepatuhan Perjanjian INF, kami tidak ingin perlombaan senjata, dan negara-negara NATO telah berulang kali meminta Federasi Rusia untuk menghancurkan rudal jarak menengahnya dalam bentuk yang dapat diverifikasi," tambah sumber media tersebut.

Perwakilan NATO juga menyebut "tuduhan Rusia terhadap sistem pertahanan rudal NATO," yang telah diajukan Rusia sejak awal penciptaan sistem ini, "upaya kasar untuk mengalihkan perhatian dari pelanggaran Perjanjian INF oleh Rusia." Menurut dia, tuduhan ini "tidak dibuktikan, karena negara-negara NATO telah berulang kali menyatakan bahwa sistem pertahanan rudal NATO diciptakan untuk tujuan pertahanan khusus." Dia juga sekali lagi mengulangi pernyataan kepemimpinan aliansi bahwa "sistem peluncuran rudal pertahanan di Rumania dan Polandia sepenuhnya mematuhi norma-norma Perjanjian INF".

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info