Media : Pemerintahan Trump menghidupkan kembali rencana rahasia untuk menyabotase rudal Iran

Duniaku - Pemerintahan Presiden AS Donald Trump dilaporkan telah menghidupkan kembali rencana rahasia untuk menyabot rudal balistik Iran sebagai bagian dari rencana yang lebih luas untuk melemahkan kekuatan militer dan membahayakan ekonominya negara itu.

Mengutip pejabat saat ini dan mantan pejabat, The New York Times melaporkan pada hari Rabu bahwa operasi klandestin telah berlangsung selama beberapa waktu sekarang, tetapi secara praktis tidak mungkin untuk menentukan apakah telah berhasil dan jika ya, sampai sejauh mana.

Para pejabat mengklaim program Gedung Putih mungkin telah menyebabkan sejumlah kegagalan peluncuran rudal Iran selama beberapa tahun terakhir.

Program ini dibuat di bawah mantan Presiden Geroge W. Bush, yang berusaha mengganggu program kedirgantaraan Iran dengan menyelipkan bagian-bagian dan material yang cacat ke dalam rantai pasokannya.

Upaya sabotase dipercepat selama tahun-tahun awal masa mantan Presiden Barack Obama di Gedung Putih. Namun, mereka dilemahkan pada tahun 2017, ketika Mike Pompeo, yang kemudian menjadi Menlu, mengambil alih sebagai direktur CIA.

Pada tahun 2016, Brigadir Jenderal Amirali Hajizadeh, kepala Divisi Aerospace Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), menuduh AS dan musuh-musuh lainnya berusaha untuk merusak pengembangan rudal balistik Teheran untuk tujuan pertahanan.

"Musuh-musuh itu setelah mensterilkan kemampuan pertahanan kita melalui infiltrasi dan sabotase," kata sang jenderal, seperti dilansir Press Tv.

"Tentu saja, kami berhati-hati dan yakin akan pembentukan industri pengawal dan industri pertahanan. Namun, musuh dapat memengaruhi pejabat politik melalui ballyhoo," tambah Hajizadeh.

Menurut komandan IRGC, badan-badan intelijen Iran telah mencatat peningkatan dalam upaya sabotase terhadap program rudal setelah Teheran menyetujui perjanjian nuklir 2015 dengan enam kekuatan dunia - AS, Inggris, Prancis, Cina, Rusia dan Jerman.

"Setelah JCPOA (Rencana Aksi Komprehensif Gabungan), sebagian besar fokus badan intelijen, terutama oleh Amerika, telah beralih ke masalah rudal," kata Hajizadeh.

Trump menarik diri dari JCPOA pada Mei 2018, mengklaim bahwa kesepakatan itu gagal mengatasi tes rudal Iran serta pengaruhnya di wilayah tersebut.

Presiden Amerika pada waktu itu mengklaim bahwa program rudal itu melanggar Resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB, yang mendukung kesepakatan nuklir. Pemerintahan Trump juga menuduh Iran menggunakan program luar angkasa sebagai penutup untuk upayanya mengembangkan rudal balistik antarbenua (ICBM).

Trump telah menggunakan klaim-klaim itu sebagai dasar untuk memaksakan kembali serangkaian sanksi keras terhadap Iran, sementara menjanjikan kampanye tekanan internasional yang akan memaksa Teheran untuk menegosiasikan kembali kesepakatan yang akan memenuhi tuntutannya.

Masalah ini diperkirakan akan menjadi sorotan dalam KTT anti-Iran yang berlangsung di Warsawa, ibukota Polandia.

Washington berharap bahwa acara dua hari, yang dihadiri oleh 60 negara, akan membantu memajukan agenda anti-Iran.

Namun, kemunduran itu belum menghalangi Iran.

Presiden Iran Hassan Rouhani memilih persenjataan rudal Teheran minggu ini ketika dia bersumpah untuk "melanjutkan jalan kita dan kekuatan militer kita."

Selama sepuluh hari perayaan Subuh (Fajar) tahun ini, yang mendahului peringatan Revolusi Islam, Teheran meluncurkan rudal baru untuk menyoroti pencapaian terbarunya.

Di antaranya rudal yang dipandu presisi Dezful, yang diproduksi di pabrik bawah tanah rahasia, dan rudal jelajah Hoveizeh.

Para ahli Israel telah menyimpulkan bahwa Hoveizeh, yang memiliki jangkauan lebih dari 1.300 kilometer, pada dasarnya tidak dapat dihentikan karena tidak ada sistem pertahanan rudal yang ada di dunia yang dapat melacaknya.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info