Media India menyatakan penyerangan ke Pakistan menggunakan SPICE-1000 Israel

Duniaku - Di media India, muncul materi yang berisi pernyataan oleh para pakar militer mengenai senjata yang digunakan oleh Angkatan Udara India selama penyerangan di wilayah Pakistan. Ingatlah bahwa pesawat militer India menyerang di wilayah Pakistan beberapa minggu setelah serangan teroris besar-besaran di Kashmir. Kemudian membunuh puluhan polisi India. New Delhi mencatat bahwa serangan udara dilakukan di kamp pelatihan dan fasilitas lain dari kelompok Jaish-e-Mohammad, yang dianggap terlibat dalam serangan teroris.

Di media India, secara hati-hati diasumsikan bahwa serangan itu dapat dilakukan dengan menggunakan bom udara Smart Precise Impact, yang sering dilambangkan dengan nomenklatur SPICE. Bom-bom ini dibuat oleh perusahaan Rafael Israel. Secara khusus, di surat kabar India mereka menulis bahwa amunisi penerbangan berpemandu presisi tinggi inilah yang dapat digunakan oleh pilot pesawat Mirage-2000 Angkatan Udara India. Secara total, ada 12 pesawat untuk menyerang, sebagaimana telah dilaporkan sebelumnya.

SPICE, tersedia dalam layanan dengan Angkatan Udara India, dapat merencanakan hingga jarak ratusan kilometer. Pada saat yang sama, SPICE-1000 dan SPICE-2000 sulit dideteksi oleh radar darat. Pada suatu waktu, bom udara Israel bahkan digambarkan sebagai amunisi yang mampu "melewati" radar sistem rudal anti-pesawat S-300. Bom SPICE dilengkapi dengan homing optoelektronik (homing head), dan juga memiliki algoritma untuk membandingkan gambar target dengan gambar yang ada di "katalog" bom udara.

Di India, dicatat bahwa bom "pintar" dari kelas ini digunakan oleh Amerika untuk melawan pangkalan Taliban di Afghanistan.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info