China akan memperkuat kemitraan strategis dengan Rusia

Duniaku - Pihak berwenang Cina bermaksud untuk bergabung dengan Rusia untuk memperkuat kemitraan strategis komprehensif. Beijing akan mematuhi kebijakan bersahabat terhadap semua negara tetangga, kata Yang Jiechi, anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China (Komite Sentral CPC), kepala kantor Komisi Komite Sentral CPC untuk Urusan Luar Negeri, pada hari Sabtu 16/02.

"Sesuai dengan garis strategis yang digariskan oleh para pemimpin kedua negara, China akan bekerja sama dengan Rusia untuk memastikan bahwa kemitraan strategis kami yang komprehensif, serta proses koordinasi posisi bersama, dilakukan pada tingkat yang lebih tinggi lagi," katanya pada Konferensi Keamanan Munich.

Menurut Yang Jiechi, Beijing menganut kebijakan membentuk hubungan persahabatan dan kemitraan dengan semua negara tetangga. "Kami bertindak atas dasar prinsip persahabatan, ketulusan, saling menguntungkan dan toleransi," katanya.

Sebagaimana dicatat Yang Jiechi, secara paralel, Cina terus bertindak sebagai pendukung aktif integrasi Eropa, berusaha untuk memastikan bahwa penyatuan Eropa "berlangsung lebih percaya diri, bahkan lebih stabil dan makmur." "Kami mendukung pihak Eropa, yang memainkan peran penting dan konstruktif di arena internasional," kata anggota Biro Politik Komite Pusat CPC tersebut.

Sebelumnya seorang kolumnis Amerika yang menulis untuk Blomberg menyatakan bahwa bersatunya Rusia dan China berbahaya untuk Amerika Serikat.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info