Tu-160 Rusia menghabiskan sepuluh jam di atas Laut Karibia

Duniaku - Pembom strategis Rusia Tu-160 terbang selama sekitar sepuluh jam di atas Laut Karibia, pada beberapa tahap mereka ditemani oleh pesawat tempur Venezuela. Hal ini dilaporkan pada hari Rabu oleh layanan pers Kementerian Pertahanan Federasi Rusia.

"Selama kunjungan internasional delegasi Angkatan Udara ke Republik Bolivarian Venezuela, pilot pesawat rudal strategis Tu-160 terbang di udara di atas Laut Karibia. Durasi penerbangan sekitar sepuluh jam," kata laporan itu.

"Pada tahap-tahap tertentu dari rute tersebut, penerbangan pembawa rudal Rusia dilakukan bersama-sama dengan pesawat tempur Su-30 dan F-16 dari Penerbangan Militer Nasional Bolivarian. Pilot dari kedua negara bekerja pada interaksi udara selama pelaksanaan misi penerbangan," kementerian itu menambahkan.

Seperti ditekankan di militer, penerbangan itu dilakukan sesuai dengan aturan internasional untuk penggunaan ruang udara.

Sementara Presiden Republik Bolivarian, Nicolas Maduro, pada konferensi pers di Caracas mengatakan bahwa pesawat tempur dari negara lain akan terbang ke Venezuela di masa depan sebagai bagian dari pertukaran pengalaman.

"Pesawat tiba dan akan tiba," kata kepala negara. "Kelompok militer dari negara lain untuk berbagi [pengalaman] dengan kami." Siaran pidatonya dilakukan dalam aplikasi Periscope.

Pada hari Senin, diketahui bahwa dua pembom Tu-160 strategis, sebuah pesawat angkut militer An-124 Ruslan yang berat dan IL-16 Rusia jarak jauh yang panjang tiba di Venezuela.

Pemerintah AS mengatakan pesawat-pesawat ini meninggalkan Venezuela pada hari Jumat, tetapi pihak Rusia tidak menyebutkan berapa lama mereka tinggal di negara Amerika Latin itu.

Sebelumnya, pembawa rudal strategis Rusia mengunjungi Venezuela pada bulan September 2008 dan pada bulan Oktober-November 2013.

BERITA TERBARU BERITA TERKAIT

Reaksi:

BERITA PILIHAN:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info