Setelah kejadian Salisbury AL Inggris ketakutan awak perusak HMS Duncan di Montenegro diserang

Duniaku - Segera setelah insiden dengan keracunan Skripale di Salisbury pada tanggal 4 Maret, awak kapal perusak Duncan, yang berada di Montenegro, menerima perintah untuk segera kembali ke kapal. Hal ini dinyatakan dalam film dokumenter Inggris "Warship: Life at Sea" di Cnannel 5 , yang akan tayang perdana pada 26 November.

Montenegro bergabung dengan NATO pada 2017 dan merupakan sekutu dari Inggris, kata surat kabar itu. Menurutnya, saat itu jumlah awak kapal perusak 280 orang. Sebagian besar berada di pantai.

Tanpa kecuali, semua awak menerima pesan teks dari kapten mereka di ponsel mereka, yang mengatakan: “Atase militer Inggris mengatakan kepada kapal bahwa pihak berwenang Montenegro menyadari adanya kelompok yang akan berada di daerah tersebut. sehingga semua anggota awak harus kembali ke kapal sebelum 18 : 00", materi mengatakan, tulis The Daily Telegraph.

Surat kabar itu menjelaskan, pihak berwenang Montenegro dan komando Inggris khawatir bahwa para awak bisa menjadi korban "serangan kimia pembalasan" baru, karena sebelum tiba di Balkan, kapal "terlihat" di Laut Hitam di lepas pantai Krimea.

Seorang wakil dari Departemen Pertahanan Inggris mengatakan kepada surat kabar bahwa rekomendasi pada langkah-langkah keamanan didasarkan pada analisis ancaman lokal dan situasi geopolitik. Pada saat yang sama, publikasi mencatat bahwa tidak ada pesanan lain yang dikirim ke kapal lain dari Angkatan Laut Inggris setelah insiden di Salisbury. Dalam peristiwa itu, kapal itu tidak mengalami insiden keamanan.

Insiden di Salisbury

Menurut pihak Inggris, pada tanggal 4 Maret, Sergei Skripal, yang dihukum di Federasi Rusia karena memata-matai untuk Inggris, dan putrinya Yulia terpapar dengan zat misterius di Salisbury Inggris. Inggris menuduh Rusia dibalik kasus tersebut.

Dari pihak Rusia membantah semua spekulasi mengenai ini, menyatakan bahwa tidak ada program untuk pengembangan substansi semacam itu di Uni Soviet atau di Federasi Rusia.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info