Pakistan akan memperkuat kerja sama di bidang pertahanan udara dengan China

Duniaku - Pakistan meningkatkan volume kerjasama teknis-militer dengan China di bidang peralatan pertahanan udara (Air Defense). Seperti dilansir TASS mengutip perwakilan dari Kementerian Industri Pertahanan Pakistan selama pameran internasional IDEAS 2018, yang diadakan di Karachi, Pakistan dari 27 hingga 30 November.

"Kerja sama di bidang pertahanan udara dengan China tetap menjadi salah satu prioritas pengembangan kekuatan bersenjata dan industri pertahanan Pakistan. Dengan demikian, Islamabad menjadi pelanggan asing pertama dari sistem rudal anti-pesawat Cina -LY-80 (HQ-16) ". Menurut dia, pasukan bersenjata Pakistan memesan sembilan divisi LY-80, lima diantaranya telah dikirim dan dioperasikan.

Perwakilan Departemen Pertahanan mencatat bahwa Pakistan sedang menjajaki kemungkinan membeli sistem pertahanan udara jarak jauh Cina. "Saat ini, LY-80 adalah sistem pertahanan udara Pakistan yang paling kuat, tetapi kementerian pertahanan sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk memperoleh sistem pertahanan udara jarak jauh dari China. Khususnya, kelayakan pembelian tiga atau empat divisi sistem FD-2000 Cina (HQ-9 dalam pelayanan dengan tentara Cina) "katanya.

Pakistan juga menjadi operator pertama dari sistem rudal anti-pesawat portabel QW-18 terbaru Cina. "Saat ini, batch pertama MANPADS ini telah diterima, yang terdiri dari sekitar 200 peluncur dan sekitar seribu rudal anti-pesawat. Di masa depan, pengiriman akan berlanjut, sementara lini produksi massal senjata ini sedang dipersiapkan untuk diluncurkan di bawah lisensi Cina," kata sumber itu.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info