Menteri Pertahanan Jerman menjelaskan perlunya menciptakan pasukan pan-Eropa

Duniaku - Uni Eropa memerlukan pasukan pan-Eropa untuk secara tegas menegakkan kepentingan Eropa jika terjadi krisis dan meningkatkan kemampuan Eropa untuk berpartisipasi dalam operasi militer. Pendapat ini diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Jerman, Ursula von der Lyayen, dalam wawancara yang diterbitkan pada hari Minggu kepada grup media Funke .

"Tentara Eropa tidak hanya membutuhkan personil militer yang terlatih dan peralatan yang baik, tetapi juga kemauan politik untuk secara tegas menegakkan kepentingan Eropa jika muncul krisis," kata menteri pertahanan. "Kami politisi harus mengatur dan memodernisasi struktur pengambilan keputusan kami sehingga Eropa dapat dengan cepat bertindak pada pertanyaan kemungkinan partisipasi dalam operasi anti-krisis militer," katanya.

Von der Lyayen tidak percaya bahwa satu tentara Eropa dapat bersaing dengan pasukan NATO. "NATO akan selalu tetap untuk semua orang Eropa, orang yang dituju pertama dalam masalah pertahanan," katanya. Menteri mengingatkan bahwa anggota aliansi sekarang "berinvestasi lebih banyak dalam angkatan bersenjata," dan "anggaran Bundeswehr akan meningkat 12% tahun depan.

Presiden Prancis Emmanuel Macron pada 6 November mengatakan di radio Eropa1 bahwa Eropa harus menciptakan pasukan berseragamnya sendiri. Dia juga menyatakan pendapat bahwa Uni Eropa perlu mempertahankan diri terhadap Cina, Rusia dan Amerika Serikat. Kemudian Kanselir Jerman Angela Merkel mencatat bahwa Uni Eropa harus bekerja untuk menciptakan pasukan terpadu dari masyarakat Eropa.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info