Menlu Iran mengecam kebisuan negara-negara Barat pada serangan kimia di Aleppo

Duniaku - Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif telah mengecam negara-negara Barat karena berdiam diri terhadap serangan kimia baru-baru ini yang dilakukan oleh militan yang didukung asing di kota utara Suriah Aleppo.

"Di mana Barat dalam mengutuk serangan kimia oleh teroris di Aleppo? Pola Barat: senjata kimia hanya dikutuk jika diduga digunakan oleh musuh; bukan sekutu," kata Zarif dalam sebuah posting di akun Twitter resminya pada hari Minggu.

Lebih dari 100 orang, termasuk anak-anak, terkena dampak setelah kelompok militan yang didukung asing melancarkan serangan kimia terhadap lingkungan al-Khalidiya di Aleppo.

Dokter mengatakan sebagian besar dari mereka yang dirawat di rumah sakit mengalami masalah pernapasan dan penglihatan kabur. Televisi Negara menunjukkan rekaman para profesional medis yang merawat pria dan wanita di tempat tidur rumah sakit.

Ini menandai jumlah korban tewas yang paling tinggi di Aleppo sejak pasukan pemerintah dan sekutu merebut kembali kota itu dari pemberontak hampir dua tahun lalu.

Menteri luar negeri Iran lebih lanjut mengkritik kelambanan Barat pada serangan gas beracun oleh mantan diktator Irak Saddam Hussein, yang didukung oleh AS dan Eropa selama delapan tahun perangnya terhadap Iran pada 1980-an.

"Sebuah mata belaka berubah ketika Saddam menggunakannya terhadap Iran, tetapi perang dilancarkan untuk menghancurkan mereka ketika dia adalah musuh," kata Zarif.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Suriah meminta Dewan Keamanan PBB untuk "segera dan kuat" mengutuk serangan kimia di Aleppo.

"Pemerintah Suriah menyerukan kepada Dewan Keamanan untuk segera mengutuk kejahatan-kejahatan teroris ini ... (dan mengambil) jera, tindakan-tindakan hukuman terhadap negara-negara dan rezim-rezim yang mendukung dan mendanai terorisme," kata kementerian itu.

Dukungan untuk membasmi teroris, alasan di balik serangan Aleppo

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Iran Bahram Qassemi juga pada hari Minggu mengecam keras serangan kimia di Aleppo, mengatakan dukungan habis-habisan untuk teroris adalah alasan di balik "ukuran tidak manusiawi" seperti itu.

"Alasan di balik tindakan tidak manusiawi oleh kelompok teroris adalah dukungan intelektual, politik, keuangan dan militer oleh beberapa negara regional dan ekstra-regional untuk membongkar kelompok-kelompok teroris ini," Qassemi menambahkan.

Gambar hanya ilustrasi.

BERITA TERBARU BERITA TERKAIT

Reaksi:

BERITA PILIHAN:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info