Media: 15 warga Suriah tewas dalam serangan pasukan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat di kota Hajin

Duniaku - Setidaknya 15 orang tewas dalam serangan udara koalisi internasional di bawah naungan Amerika Serikat pada hari Sabtu di kota Hadjin di Suriah, dilansir media negara Suriah SANA, mengutip saksi mata.

Menurut agensi itu, pesawat itu tujuannya menyerang pos terdepan organisasi teroris ISIS, tetapi serangan itu menyasar di rumah-rumah warga sipil yang berada di dekat masjid Khaled ibn Walid. Sebagian besar yang tewas adalah wanita dan anak-anak, informasi tentang korban belum dilaporkan. Menurut saksi mata, jumlah korban cenderung meningkat, karena mayat orang mungkin berada di bawah reruntuhan bangunan.

Pada tanggal 20 Oktober, 62 orang tewas di Hajin selama serangan oleh pasukan udara koalisi. Kemudian serangan juga terjadi di daerah pemukiman dekat dua masjid.

Pesawat koalisi mendukung pasukan Arab-Kurdi dari "Pasukan Demokrat Suriah" (SDS), yang menyerang Hajin, terletak 110 km dari pusat administrasi Deir ez-Zor. Jumlah teroris ISIS yang berada di wilayah ini yang berbatasan dengan Irak adalah sekitar 4 ribu militan.

Menurut SANA, koalisi yang dipimpin oleh AS menggunakan amunisi dengan fosfor putih terlarang selama serangan di wilayah ini pada 13 dan 29 Oktober. Kementerian Luar Negeri Suriah mengirim pesan kepada Sekretaris Jenderal PBB, yang menunjukkan bahwa penggunaan jenis amunisi yang dilarang adalah pelanggaran legalitas internasional yang disengaja dan harus memenuhi syarat sebagai kejahatan perang.

Suriah menuntut agar Dewan Keamanan PBB menyelidiki kejahatan agresif yang dilakukan oleh koalisi yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan mengakhiri kehadiran ilegal pasukan Amerika dan asing di tanah Suriah, namun Pentagon membantah klaim ini.

Berita terkait

Reaksi:

BERITA TERBARU:

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info