Ledakan teror menewaskan lebih dari 50 orang, puluhan luka di ibukota Afghanistan

Duniaku - Lebih dari 50 orang telah tewas dan lebih dari 80 orang terluka setelah ledakan besar terjadi di sebuah bangunan di ibukota Afghanistan di mana sejumlah besar orang, termasuk ulama, saat peringata Maulid Nabi Muhammad SAW.

Serangan mematikan itu dilakukan di Uranus Wedding Hall di jalan bandara di pusat kota Kabul sekitar pukul 18:15 waktu setempat pada hari Selasa.

Stasiun televisi Afghanistan, Tolo News, mengutip sejumlah saksi mata, mengatakan setidaknya 1.000 orang hadir di aula pada saat ledakan, yang merupakan serangan paling mematikan di Kabul dalam beberapa bulan terakhir.

Laporan mengatakan penyerang itu, yang mengenakan rompi bermuatan bahan peledak, memasuki ruang perjamuan di aula, dan meledakkan bahan peledaknya.

Pejabat di Rumah Sakit Darurat Kabul mengatakan kepada Reuters bahwa setidaknya 30 ambulans telah bergegas ke lokasi ledakan dan lebih dari 40 orang luka parah.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi itu mengandung tanda serangan yang dilakukan oleh kelompok teroris Daesh (ISIS), yang telah mengambil keuntungan dari kekacauan di Afghanistan dan membangun pijakan di wilayah timur dan utara negara yang dilanda perang itu.

Dalam sebuah pernyataan, Presiden Ashraf Ghani menyatakan bahwa Rabu 21/11 hari berkabung nasional untuk para korban serangan mematikan, yang ia gambarkan sebagai "kejahatan yang tak termaafkan."

Paruh pertama tahun ini adalah yang paling berdarah dalam catatan untuk warga sipil, dan pemilihan parlemen bulan Oktober adalah yang paling keras yang pernah dilihat Afghanistan, kata PBB.

Kekuasaan lima tahun Taliban atas setidaknya tiga perempat dari Afghanistan berakhir ketika AS dan sekutunya menyerbu negara itu pada 7 Oktober 2001 sebagai bagian dari yang disebut Washington perang teror.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info