Di Somalia, 20 orang tewas sebagai akibat serangan teroris

Duniaku - Setidaknya 20 orang tewas, 17 luka-luka dalam ledakan empat mobil di ibukota Somalia, Mogadishu, Associated Press melaporkan, mengutip polisi.

Sebelumnya dilaporkan bahwa sedikitnya 17 orang tewas akibat bom bunuh diri di dekat hotel di Sahafi Hotel Somalia di Mogadishu.

Menurut agensi, setelah tiga ledakan terjadi di dekat hotel, para dokter tiba di tempat kejadian untuk menyelamatkan yang terluka, dan ledakan keempat terjadi. Kapten polisi Mohamed Hussein mengatakan Hotel Sahafi terletak di dekat Departemen Investigasi Kriminal Kepolisian Somalia.

Pasukan keamanan mengeliminasi empat militan yang mencoba memasuki hotel melalui lubang yang dibentuk oleh ledakan itu. "Meskipun mereka tidak berhasil masuk ke hotel, banyak orang meninggal karena ledakan di luar temboknya," kata Hussein.

Menurut agensi itu, kelompok ekstremis Al-Shabab mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu.

Sebelumnya Menhan Indonesia mengatakan Indonesia merupakan penyumbang terbanyak untuk anggota teroris ISIS dari ASIA tenggara, 700 dari 800 anggota ISIS dari ASIA tenggara berasal dari Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Ryamizard saat memberi sambutan dalam acara seminar Indo Defence. Seminar itu bertajuk 'Ensuring Regional Stability through Cooperation on Counter Terrorism' di JIExpo, Kemayoran.

Dalam acara seminar itu, ia menyebut ada 700 orang bodoh dari Indonesia yang bergabung dengan ISIS. Ia menyebut baru-baru ini ada sekitar 70 personel ISIS asal Indonesia yang ditangkap di Filipina.

"Kemarin kalau nggak salah ada 70 orang Indonesia yang ditangkap di Filipina," kata Ryamizard.

Ia juga menyoroti aksi kelompok ISIS yang terus mengubah-ubah strategi agar tidak terlacak oleh pihak kepolisian. Ia mencontohkan kasus bom di Surabaya yang terjadi beberapa bulan lalu.

"Bahwa operasi terus berubah agar tidak mudah dideteksi oleh aparat keamanan. Seperti yang terjadi di Indonesia kelompok ISIS gunakan modus baru dengan satu keluarga yang terjadi di Surabaya. Sekali lagi, mereka bukan Islam. Saya malu kita jadi dicurigai karena Islam. Kita harus berantas teroris itu," ungkap Ryamizard.


Berita terkait

Reaksi:

BERITA TERBARU:

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info