Denmark memutuskan untuk menangguhkan ekspor senjata ke Arab Saudi

Duniaku - Pihak berwenang Denmark memutuskan untuk menunda penerbitan izin untuk ekspor senjata dan peralatan militer ke Arab Saudi. Ini diumumkan pada hari Kamis oleh Menteri Luar Negeri Denmark, Anders Samuelsen, dikutip dari Reuters .

Menurut dia, keputusan ini terkait dengan pembunuhan jurnalis Saudi, Jamal Khasoggi, serta situasi politik yang sulit di Yaman. Samuelsen mencatat bahwa dia dilakukan setelah pembicaraan baru-baru ini dengan para menteri luar negeri negara-negara anggota Uni Eropa lainnya. Menangguhkan ekspor juga akan mempengaruhi sejumlah teknologi penggunaan ganda.

Seorang wartawan Saudi yang dikenal karena artikel kritis tentang politik Riyadh, menghilang ketika mengunjungi konsulat jenderal Arab Saudi di Istanbul pada 20 Oktober, pemerintah Saudi melaporkan bahwa seorang wartawan tewas di sebuah gedung misi diplomatik sebagai akibat dari konflik tersebut. Komunitas dunia sangat mengutuk kejahatan ini, mendesak Riyadh untuk melakukan penyelidikan transparan.

Sebelumnya, beberapa negara Eropa, termasuk Jerman, Norwegia dan Denmark, melaporkan penghentian pasokan senjata ke kerajaan Arab. Pada tanggal 14 November, Parlemen Eropa mengadopsi resolusi yang menyerukan kepada negara-negara Uni Eropa untuk segera memberlakukan embargo pada pasokan senjata ke Arab Saudi.

Di Yaman, sejak Agustus 2014, konfrontasi antara pasukan pemerintah dan para gerilyawan Huothi (pendukung gerakan Ansar Allah) terus berlanjut. Pada fase yang paling aktif, itu berlalu dengan invasi pada bulan Maret 2015 dari sebuah koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi. Menurut Pusat Hak Asasi dan Pembangunan Yaman, sejak musim semi 2015, lebih dari 10 ribu warga sipil telah tewas di negara itu, termasuk hampir 2,4 ribu anak dan sekitar 2 ribu wanita.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info