Delegasi Hamas pergi ke Kairo untuk membahas penutupan blokade Gaza

Duniaku - Delegasi gerakan Hamas Palestina pergi ke Kairo untuk membahas rekonsiliasi Palestina dan mengakhiri blokade Jalur Gaza, menurut pernyataan oleh perwakilan resmi gerakan Fawzi Barhum.

"Satu delegasi pemimpin dari gerakan Hamas akan tiba di Kairo pada Rabu, dipimpin oleh wakil ketua politbiro Hamas, Saleh al-Aruri, atas undangan saudara-saudara di Kairo," kata Barhum, seperti dilansir ria news.

Menurutnya, tujuan kunjungan itu adalah untuk mengembangkan hubungan bilateral, membahas penghentian blokade Jalur Gaza dan cara-cara untuk mencapai persatuan Palestina.

Pekan lalu, intervensi Mesir menghentikan putaran paling kuat konfrontasi bersenjata antara militan Palestina dan militer Israel dalam empat tahun terakhir. Hamas untuk hari itu menembakkan hampir 500 roket dan mortir di bagian selatan Israel, sementara Israel mengebom lebih dari seratus lima puluh benda di Jalur Gaza. Gencatan senjata, yang sudah kesembilan kali sejak awal tahun, memprovokasi krisis koalisi di Israel, di mana menteri pertahanan Avigdor Lieberman mengundurkan sebagai sikap protes karena penghentian serangan terhadap kelompok-kelompok militan Hamas.

Pada awal Oktober tahun lalu di Kairo, setelah pembicaraan dua hari, kesepakatan ditandatangani antara Fatah dan Hamas, yang mengatur fungsi pemerintah persatuan nasional di Jalur Gaza dan di Tepi Barat. Pemerintah seharusnya memulai pekerjaan penuh waktu paling lambat 1 Desember 2017. Penjamin perjanjian itu adalah Mesir. Namun, Fatah dan Hamas kemudian meminta Mesir untuk menunda pelaksanaan rencana pemindahan kekuasaan di Jalur Gaza. Ini terjadi dengan latar belakang laporan media tentang perbedaan yang muncul antara faksi terbesar Palestina selama dialog tentang penyatuan.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info