China menuntut ASEAN minta ijin jika ingin latihan dengan AS di Laut Cina Selatan

Duniaku - Pimpinan RRC menuntut agar negara-negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mendapatkan persetujuan sebelumnya dari Beijing untuk mengadakan latihan militer bersama di Laut Cina Selatan dengan negara-negara yang bukan dari kawasan ini. Ini terutama tentang Amerika Serikat, laporan pada hari Rabu surat kabar Jepang Yomiuri, mengutip sumber di ASEAN.

Menurut data ini, Beijing menunjukkan bahwa ketentuan terkait dimasukkan dalam teks Kode Etik di Laut Cina Selatan, yang saat ini sedang disepakati antara RRC dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara. Ketentuan ini menunjukkan bahwa rencana untuk melakukan latihan bersama dengan negara-negara di luar kawasan harus diberitahukan terlebih dahulu kepada negara-negara zona Laut Cina Selatan. Dalam kasus keberatan dari mereka, pelatihan militer semacam itu tidak boleh dilakukan, Beijing bersikeras.

Bahkan, surat kabar itu mencatat, ini memberi China hak untuk memveto negara-negara di kawasan itu yang mengadakan latihan gabungan dengan Amerika Serikat, Australia atau Jepang.

Mengutip sumber, Yomiuri berpendapat bahwa ASEAN kemungkinan akan mengambil sikap hati-hati tentang masalah ini, karena berkomitmen untuk menjaga hubungan yang stabil dengan China dan Amerika Serikat.

Serangkaian acara yang terkait dengan sepuluh negara ASEAN (Brunei, Vietnam, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, Filipina) dan mitra dialog mereka - Rusia, Australia, India, China Selandia, AS, Korea Selatan dan Jepang. Secara khusus, pada 15 November mereka akan mengambil bagian dalam KTT Asia Timur untuk membahas masalah kerjasama multilateral.

Berita terkait

Reaksi:

BERITA TERBARU:

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info