Rusia menyambut baik kepemimpinan Palestina untuk G-77

Duniaku - Rusia menyambut kepemimpinan Palestina untuk G-77 tahun depan. Ini diumumkan di Twitter pada hari Selasa oleh  Wakil Pertama Wakil Tetap Federasi Rusia kepada PBB Dmitry Polyansky.

"Rusia menyambut baik keputusan Kelompok 77 untuk memilih Palestina sebagai ketua asosiasi ini untuk 2019 dan mendukung rancangan resolusi dari PBB mengenai masalah ini," kata pesan itu. "Ini adalah keputusan penting dalam hal upaya yang ditujukan untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel. "

"Kami tidak memahami motif sejumlah negara anggota yang dipimpin oleh Amerika Serikat yang memilih menentang resolusi ini," katanya lebih lanjut. dari upaya semacam itu. "

Pada hari Selasa, 146 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, 15 negara abstain, dan Amerika Serikat, Israel, dan Australia menentang.

Sementara Indonesia berkomitmen untuk memberikan bantuan untuk mendukung Palestina. "Ini merupakan konkret satu kesatuan Indonesia, baik dari masyarakat maupun pemerintah, untuk Palestina," tegas Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, saat ini pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Palestina, Riad Malki, setelah pertemuan konsultasi bilateral Pertama Kedua Negara, di Jakarta (16/10). Bantuan tersebut disahkan dengan penandatanganan MoU antar pihak terkait yang disaksikan kedua Menlu.

Indonesia akan meningkatkan secara signifikan terhadap Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) dari USD 200 ribu menjadi USD 2 Juta untuk 2019 - 2020, seperti dilansir situs Kemlu RI.

Sementara bantuan masyarakat Indonesia ke Palestina mencapai 2,92 juta dolar dan 2 ribu ton beras. Salah satu bantuan diberikan oleh filantropis Indonesia Tahir foundation sekitar USD 1,3 juta bagi UNRWA. Badan Zakat Nasional (Baznas) juga akan memberikan bantuan dana kepada UNRWA dan Jordan Hashemite Charity Organization untuk Pengungsi Palestina. MUI saat ini sedang dalam tahap pembangunan rumah sakit Indonesia di Hebron.

Total bantuan tersebut juga akan mencangkup bidang peningkatan kapasitas. Pemerintah Indonesia akan memberikan peluang untuk kerja sama peningkatan kapasitas sebesar USD 2 juta untuk masa tiga tahun ke depan, termasuk dalam menghapus CEAPAD (Kerjasama antara Negara-negara Asia Timur untuk Pembangunan Palestina). “Peningkatan kapasitas ini dapat diberikan secara langsung bagi warga Palestina dan bagi kemandirian Palestina yang merdeka,” ujar Menlu RI.

Pada tahun 2019, Indonesia akan melatih 90 aparat dan warga Palestina di bidang pemberdayaan perempuan, pemerintahan yang baik, dan budidaya buah-buahan tropis, bidang pengawasan dan pelatihan pelatihan penerbangan di bawah lisensi Commercial License (CPL) di sekolah penerbang Indonesia. Forum Rektor dan UNPAD juga akan memberikan beasiswa bagi pelajar dan Mahasiswa Palestina sebagai bagian dari upaya Indonesia untuk mempersiapkan generasi muda Palestina. 

Sejak tahun 2008, Indonesia telah melatih 1.887 aparat dan warga Palestina yang terdiri dari 171 bidang, termasuk bidang pemerintahan, penegakan hukum, pengawasan dan makanan, dan berbagai bidang teknis lainnya.

Berita terkait

Reaksi:

BERITA TERBARU:

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info