Rumah sakit Indonesia di Palestina terkena serangan Rudal Israel

Duniaku - Angkatan Udara Israel menyerang 80 sasaran di Jalur Gaza pada Jumat malam - Sabtu sebagai tanggapan atas serangan roket dari Palestina. Ini dilaporkan oleh layanan pers Pasukan Pertahanan Israel.

"Puluhan pesawat tempur dan helikopter Pasukan Pertahanan Israel menyerang objek-objek dari organisasi teroris Hamas di Jalur Gaza," kata laporan itu.

Menurut informasi yang diberikan oleh layanan pers, di antara target yang hancur adalah lima instalasi militer, dua ltempat pembuatan senjata, basis pelatihan, "terowongan" dan pos pengamatan anti-pesawat.

Sebelumnya dilaporkan bahwa setidaknya 30 rudal diluncurkan di Israel dari Jalur Gaza. Angkatan udara Israel mulai melakukan serangan udara terhadap militan Palestina di daerah kantong itu sebagai tanggapan terhadap misil yang ditembakkan ke wilayah Israel.

Menurut saluran televisi Al Mayadeen pada hari Sabtu, bangunan tempat tinggal dan bangunan rumah sakit Indonesia rusak selama penembakan, keterangan lebih lanjut belum di informasikan.

Dilansir layanan pers Kemlu RI 16/10 Indonesia berkomitmen untuk memberikan bantuan lebih dari 110 juta rupiah atau USD 7 Juta untuk mendukung Palestina. "Ini merupakan konkret satu kesatuan Indonesia, baik dari pemerintah maupun pemerintah, untuk Palestina," tegas Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, saat ini pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Palestina, Riad Malki, setelah pertemuan konsultasi bilateral Pertama Kedua Negara, di Jakarta (16/10). Bantuan tersebut disahkan dengan penandatanganan MoU antar pihak terkait yang disaksikan kedua Menlu.

Sebagai bagian dari total bantuan tersebut, Indonesia akan meningkatkan secara signifikan terhadap Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) dari USD 200 ribu menjadi USD 2 Juta untuk 2019 - 2020. 

Sementara bantuan masyarakat Indonesia ke Palestina mencapai 2,92 juta dolar dan 2 ribu ton beras. Salah satu bantuan diberikan oleh filantropis Indonesia Tahir foundation sekitar USD 1,3 juta bagi UNRWA. Badan Zakat Nasional (Baznas) juga akan memberikan bantuan dana kepada UNRWA dan Jordan Hashemite Charity Organization untuk Pengungsi Palestina. MUI saat ini sedang dalam tahap pembangunan rumah sakit Indonesia di Hebron.

Total bantuan tersebut juga akan mencangkup bidang peningkatan kapasitas. Pemerintah Indonesia akan memberikan peluang untuk kerja sama peningkatan kapasitas sebesar USD 2 juta untuk masa tiga tahun ke depan, termasuk dalam menghapus CEAPAD (Kerjasama antara Negara-negara Asia Timur untuk Pembangunan Palestina). “Peningkatan kapasitas ini dapat diberikan secara langsung bagi warga Palestina dan bagi kemandirian Palestina yang merdeka,” ujar Menlu RI.

Pada tahun 2019, Indonesia akan melatih 90 aparat dan warga Palestina di bidang pemberdayaan perempuan, pemerintahan yang baik, dan budidaya buah-buahan tropis, bidang pengawasan dan pelatihan pelatihan penerbangan di bawah lisensi Commercial License (CPL) di sekolah penerbang Indonesia. Forum Rektor dan UNPAD juga akan memberikan beasiswa bagi pelajar dan Mahasiswa Palestina sebagai bagian dari upaya Indonesia untuk mempersiapkan generasi muda Palestina. 

Sejak tahun 2008, Indonesia telah melatih 1.887 aparat dan warga Palestina yang terdiri dari 171 bidang, termasuk bidang pemerintahan, penegakan hukum, pengawasan dan makanan, dan berbagai bidang teknis lainnya.

Konsultasi Bilateral pertama RI - Palestina ini dipimpin oleh Menlu RI bersama-sama Menlu Palestina untuk menjadi lembaga yang digunakan untuk mewujudkan hubungan baik kedua negara menjadi kerja sama konkret dan bantuan nyata. Kedua Menlu juga memiliki nota kesepahaman tentang Pembentukan Komisi Bersama yang akan menjadi forum pembahasan untuk meningkatkan kerja sama bilateral di bidang teknis.

Dalam pertemuan tersebut, kedua Menlu bertujuan untuk menciptakan kerjasama di bidang perdagangan antara badan usaha Indonesia-Palestina. Menlu Palestina menyampaikan penghargaan atas kebijakan bebas tarif Indonesia bagi produk Palestina sejak tahun 2018 mengingat sektor Perdagangan adalah salah satu faktor terpenting bagi kemandirian Palestina yang merdeka.

Konsultasi Bilateral Pertama Indonesia-Palestina adalah salah satu agenda utama dalam rangkaian Solidaritas minggu untuk Palestina dari tanggal 13-17 Oktober 2018. Selama kegiatan tersebut, Menlu RI bersama Menlu Palestina telah meresmikan Palestine Walk di Bandung (13/10) dan Walk for Peace dan Kemanusiaan (14/10). Menlu Palestina juga telah melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden RI (16/10), mengikuti program pelatihan pengawasan obat dan makanan (BPOM), dan memberikan kuliah umum di Bandung dan Jakarta.

Berita terkait

Reaksi:

BERITA TERBARU:

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info