Media: Presiden Haiti menjadi korban penembakan

Duniaku - Pada hari Rabu, Presiden Haiti Jovenel Moise diserang saat upacara peringatan ulang tahun ke-212 kematian pendiri negara dan pahlawan nasional Jean-Jacques Dessaline, dilnsir portal berita Rezo.

Menurut media tersebut, presiden terluka parah, tindakan terkoordinasi pengawalnya dan dievakuasi ke tempat yang aman. Penembakan dimulai saat peletakan bunga di peringatan pada pukul 09.30 waktu setempat, beberapa batu juga dilemparkan ke arah prosesi pemerintah.

Portal melaporkan bahwa sebagai akibat dari penembakan, tiga petugas keamanan kepala negara terluka, salah satunya di kepala. Petugas penegak hukum sedang memburu para penyerang.

Pada hari Rabu di ibukota negara Port-au-Prince dan beberapa kota Haiti, di samping acara peringatan juga dijadwalkan sekitar 15 demonstrasi dengan tuntutan untuk membawa para pejabat yang terlibat dalam penyalahgunaan dana publik untuk pasokan minyak dari Venezuela ke pengadilan. Aksi massal dimulai di Haiti pada akhir Agustus, Presiden Jovenel Moise kemudian meyakinkan bahwa penyelidikan akan menjadi prioritas bagi pemerintahan baru negara itu.

Pada 5 Agustus, Moise mengusulkan pencalonan politisi berusia 61 tahun dan notaris Jean-Henri Séan untuk jabatan perdana menteri, tetapi belum disetujui oleh parlemen. Perdana Menteri Haiti sebelumnya, Jacques Guy La Fontan, mengundurkan diri pada 14 Juli, bersama dengan sisa pemerintah setelah kerusuhan di negara itu, alasannya adalah keputusan pihak berwenang untuk meningkatkan tajam harga bahan bakar mobil.

Berita terkait

Reaksi:

BERITA TERBARU:

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info