Lebih dari 60 orang tewas dalam serangan koalisi di Deir al-Zour Suriah

Duniaku - Para korban serangan udara koalisi internasional yang dipimpin oleh Amerika Serikat di dua desa di provinsi Deir al-Zour di Suriah menjadi lebih dari 60 orang, lapor SANA , mengutip sumber-sumber lokal.

Menurut media itu, desa Sousse dan Bubradan dibom 62 warga sipil tewas, lusinan orang lainnya terluka.

Agensi menjelaskan bahwa serangan udara dilakukan pada hari terakhir. Di desa al-Sousse, 15 orang tewas, termasuk wanita dan anak-anak, 37 orang lainnya menjadi korban serangan di Masjid Othman bin Affan. Serangan ke Masjid Ammar bin Yasser di desa Boubadran mengakibatkan kematian sedikitnya 10 warga sipil dan melukai orang

Menurut SANA, jumlah korban tewas dapat meningkat karena banyaknya jumlah orang yang terluka, serta orang-orang yang tersisa di bawah reruntuhan rumah yang hancur.

Sumber dari agensi mencatat bahwa koalisi menggunakan taktik "bumi hangus", membom bersama posisi ISIS dengan rumah penduduk sipil, masjid dan infrastruktur.

Minggu ini, sumber militer Suriah mengatakan kepada RIA Novosti tentang serangan koalisi di desa al-Sousse. Jumlah pasti orang yang meninggal dan terluka belum disebutkan.

Situasi di Deir al-Zour

Baru-baru ini, situasi di Deir al-Zour telah meningkat. Di daerah kota Hadjin, serangan yang tidak berhasil terhadap para teroris dari formasi Kurdi terus berlanjut, dengan dukungan koalisi yang dipimpin oleh Amerika Serikat. Di Moskow, serangan ini dikritik dianggap sebagai tiruan perjuangan melawan teroris ISIS, yang digunakan untuk membenarkan kehadiran militer Amerika di Suriah.

Menurut kepala Pusat Rekonsiliasi Rusia dari Pihak-Pihak yang Bertikai di Suriah, Letnan Jenderal Vladimir Savchenko, sebagai akibat kelambanan formasi pro-Amerika, para teroris berhasil membangun kontrol penuh atas garis dua puluh kilometer di sepanjang tepi timur Sungai Eufrat antara Hadjin dan al-Sousse.

Duma Negara menyerukan penyelidikan internasional terhadap kematian warga sipil di Deir al-Zour dan, jika fakta-fakta ini dikonfirmasi, bawa para pelaku ke pengadilan.

Berita terkait

Reaksi:

BERITA TERBARU:

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info