Australia tidak layak kita anggap teman jika memindahkan keduataanya di Israel ke Yerusalem

Duniaku - Kepala pemerintahan Australia, Scott Morrison, mengatakan bahwa pertanyaan tentang kemungkinan pemindahan kedutaan Australia di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem akan diselesaikan sebelum Desember tahun ini. Ini dilaporkan di situs resmi pemerintah negara itu pada hari Selasa.

Pernyataan bersama oleh kepala pemerintahan dan Menteri Luar Negeri Australia Maris Payne menyatakan: "Hari ini pemerintah Australia membuat sejumlah pernyataan penting untuk mendukung kepentingan Australia di Timur Tengah. Secara umum, pernyataan ini memperkuat komitmen kami untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina dan semakin memperkuat hubungan kami dengan Israel. dan menunjukkan niat kami untuk melanjutkan keterlibatan konstruktif dengan Iran. "

Secara khusus, pemerintah negara itu bermaksud mempertimbangkan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, "sementara mengakui Yerusalem Timur sebagai ibukota yang diharapkan dari sebuah negara Palestina di masa depan." Pernyataan itu mengindikasikan bahwa pemerintah Australia akan mempertimbangkan manfaat keputusan untuk memindahkan kedutaan Australia ke Yerusalem Barat, tetapi "dasar dari keputusan apa pun akan menjadi penilaian menyeluruh dari implikasi dari langkah tersebut untuk kepentingan nasional."

Pernyataan itu juga mengatakan bahwa perwakilan negara akan memberikan suara menentang resolusi Majelis Umum PBB yang memberikan status resmi kepada Otoritas Palestina, karena ini "dapat merusak upaya untuk mencapai penyelesaian damai."

Diharapkan bahwa semua keputusan yang ditunjukkan dalam pernyataan pemerintah Australia akan dibuat pada bulan Desember tahun ini.

Walau mereka menyatakan suara untuk pengakuan Yarusalem Timur untuk ibukota Palestina, pertanyaannya apakah Israel akan memberikan pengakuan tersebut, jawabannya seperti yang sering anda dengar dan anda baca mengenai sikap Israel. Itu hanya sebuah kamuflase Australia untuk membenarkan yang mereka lakukan.

Kenapa mereka gak layak dijadikan teman jika pemindahan itu terjadi?

Sebagai tetangga dekat Indonesia, Australia seharusnya memhami sikap Indonesia terhadap Palestina, bagaimana seorang teman tidak memahami pesarasaan temannya. Maka dari itu sudah sewajarnya jika Indonesia meninjau ulang hubungannya dengan Australia jika hal tersebut terjadi.

Berita terkait

Reaksi:

BERITA TERBARU:

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info