The Telegraph menyebut manuver "East-2018" kemenangan bagi Putin

Duniaku - Latihan militer besar-besaran Rusia "Vostok-2018/East-2018" akan menjadi kemenangan bagi Presiden Rusia Vladimir Putin, yang menjadikan modernisasi angkatan bersenjata sebagai prioritas utama setelah kemerosotan pasca-Soviet, surat kabar The Telegraph menulis pada hari Selasa .

Publikasi mencatat bahwa penyelenggaraan manuver seminggu sebelum pertemuan puncak para pemimpin Korea Selatan dan Korea Utara akan mengkonfirmasi keinginan Moskow untuk menjadi pemain militer dan diplomatik besar di wilayah tersebut. Pada saat yang sama, menurut beberapa pengamat, manuver dapat ditujukan untuk mempersiapkan skenario potensi konflik nuklir di semenanjung Korea.

Namun, Vostok-2018 bukan hanya demonstrasi kekuatan militer Rusia, tetapi juga pengembangan hubungan dengan tetangga timurnya dan bekas musuh China, catatan Telegraph. Presiden China Xi Jinping akan bertemu dengan Vladimir Putin pekan ini di Forum Ekonomi Timur di Vladivostok. Presiden Rusia juga diperkirakan akan menghadiri latihan, surat kabar itu memberi tahu.

Publikasi Inggris itu menulis bahwa skala manuver yang belum pernah terjadi sebelumnya dilihat sebagai peringatan ke Washington untuk melanjutkan hubungan dengan Rusia dan tidak memprovokasi secara militer.

Dari 11 September hingga 17 September, di bawah kepemimpinan Menteri Pertahanan Rusia Jenderal Sergei Shoigu, manuver berskala besar Vostok-2018 diadakan di wilayah itu dan di perairan laut Timur Jauh Rusia, serta perairan Samudra Pasifik yang berdekatan. Sebanyak sekitar 300.000 prajurit, lebih dari 1.000 pesawat, helikopter dan kendaraan udara tanpa awak, hingga 36.000 tank, pengangkut personel lapis baja dan kendaraan lainnya, hingga 80 kapal dan kapal pendukung mengambil bagian di dalamnya.

Berita terkait

Reaksi:

BERITA TERBARU:

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info