Tanggapan Rusia atas pencegatan dua pesawat bomber Tu-160

Duniaku - Dua pembom jarak jauh Tu-160 Rusia melakukan penerbangan yang direncanakan di atas perairan netral di perairan Barents, Norwegia, dan Laut Utara, ditemani oleh pesawat tempur MiG-31. Hal ini dilaporkan di Kementerian Pertahanan Federasi Rusia pada hari Kamis 20/9.

"Durasi penerbangan lebih dari 14 jam. Selama penerbangan, awak pembawa rudal strategis Tu-160 melakukan pengisian bahan bakar di udara," kata laporan itu.

Kementerian Pertahanan Rusia juga mencatat bahwa pada beberapa tahap rute pesawat Rusia dikawal oleh pesawat tempur Eurofighter Typhoon dan F-16 Angkatan Udara Inggris.

"Para pilot pesawat yang jauh secara teratur melaksanakan penerbangan di atas perairan netral dari Arktik, Atlantik Utara, Laut Hitam dan Laut Kaspia, Samudera Pasifik, semua pesawat pasukan kedirgantaraan Rusia terbang sesuai ketat dengan peraturan internasional tentang penggunaan wilayah udara tanpa melanggar perbatasan negara-negara lain." - tambah di Kementerian Pertahanan.

Sebelumnya pada hari Kamis, layanan pers Kementerian Pertahanan Inggris melaporkan bahwa pesawat Inggris terbang untuk mencegat para pembom strategis jarak jauh Rusia yang terbang di dekat wilayah udara Kerajaan Inggris. Menurut layanan pers, para awak pembom Tu-160 Rusia tidak melakukan kontak dengan petugas kontrol lalu lintas udara, yang "mereka memrbahayakan untuk semua fasilitas udara lainnya."

Berita terkait

Reaksi:

BERITA TERBARU:

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info