Putin menyampaikan belasungkawa sehubungan dengan bencana di Indonesia

Duniaku - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Dmitry Medvedev menyampaikan belasungkawa kepada pemimpin Indonesia Joko Vidodo sehubungan dengan meninggalnya penduduk dan kerusakan disebabkan oleh tsunami di Pulau Sulawesi.

Media melaporkan bahwa tsunami menghantam Palu dengan ketinggian hingga tiga meter. Pihak berwenang memutuskan untuk menutup bandara di ibukota provinsi Sulawesi Tengah di Indonesia hingga 19.20 Sabtu. Menurut data terakhir, jumlah korban bencana mencapai 384 orang.

"Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin mengirim telegram belasungkawa kepada Presiden Indonesia Joko Vidodo atas banyaknya korban manusia dan kerusakan skala besar yang disebabkan oleh tsunami yang melanda Sulawesi," kata Kremlin.

Dia menambahkan bahwa Putin menekankan bahwa Rusia berbagi kesedihan orang-orang ramah Indonesia, dan memintanya untuk menyampaikan kata-kata simpati dan dukungan kepada keluarga dan teman-teman korban dan keinginan cepat sembuh untuk semua orang yang terlukan akibat bencana.

Layanan pers Kabinet melaporkan bahwa Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev juga mengirim telegram dengan belasungkawa kepada Presiden Indonesia. "Atas nama Pemerintah dan atas nama saya sendiri saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam saya ... saya meminta Anda, Bapak Presiden, untuk menyampaikan kepada keluarga korban dan teman-teman korban bencana alam ini semua cepat sembuh," - telegram layanan pers mengatakan.

Sementara dilansir dari Kompas mengatakan bahwa Pesawat angkut Hercules akan diterbangkan ke Palu, Sulawesi Tengah, pasca gempa yang melanda wilayah tersebut. Pesawat akan mengangkut pasukan TNI hingga dukungan logistik untuk membantu korban gempa.

Selain itu, akan diangkut juga sukarelawan serta wartawan. "Hercules sekarang lagi di Bandung, setelah test flight pesawat ke Halim untuk dukung pergerakan pasukan, sukrelawan, dukungan logistik, dan wartawan," kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Novyan Samyoga di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (29/9/2018).

Dan juga akan diterbangkan pesawat Boeing 737 untuk memberangkatkan sejumlah pejabat seperti Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan lainnya.

"Yang akan berangkat, Panglima TNI, Kapolri, dan beberapa tim teknis juga disebutkan beliau karena lumpuhnya komunikasi dengan ketidaan listrik dan komunikasi terhambat," kata Samyoga.

Berita terkait

Reaksi:

BERITA TERBARU:

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info