Perancis siap menyerang jika terjadi penggunaan senjata kimia di Suriah

Duniaku - Tentara Prancis akan siap menyerang Suriah jika terjadi penggunaan senjata kimia di provinsi Idlib di Suriah. Hal ini dikemukakan oleh Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Prancis, Jenderal Francois Lecuentre, saat wawancara dengan wartawan pada hari Kamis, dilansir Reuters .

Lecuentre juga mencatat bahwa ia mengharapkan penumpasan kelompok teroris ISIS di Irak dan Suriah selesai pada akhir November.

Seperti yang dilaporkan oleh Departemen Pertahanan Rusia pada 25 Agustus, militan, dengan partisipasi aktif dari layanan khusus Inggris, sedang mempersiapkan pementasan penggunaan senjata kimia oleh pasukan pemerintah terhadap warga sipil di provinsi Idlib. Provokasi harus menjadi alasan lain bagi AS, Inggris dan Prancis untuk melakukan serangan udara dan rudal terhadap fasilitas negara dan ekonomi Suriah, departemen itu mencatat.

Semnetara Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjanji bahwa seluruh dunia dan AS "akan sangat marah" jika pertumpahan darah dimulai di provinsi Suriah, Idlib.

"Ini adalah situasi yang sangat menyedihkan ... Jika ada pertumpahan darah, dunia akan menjadi sangat marah dan Amerika Serikat juga akan sangat marah," katanya kepada wartawan, Rabu. Dia menambahkan bahwa dia mengikuti perkembangan situasi di sana.

Dalam hal ini, kepala Pentagon, James Mattis, mengatakan bahwa AS secara aktif berdiskusi dengan Rusia tentang pencegahan kemungkinan penggunaan senjata kimia di Suriah.

BERITA TERBARU BERITA TERKAIT

Reaksi:

BERITA PILIHAN:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info