Perancis akan menjual kapal perang ke Azerbaijan

Duniaku - Pameran ADEX-2018 yang dimulai kemarin di Azerbaijan, perusahaan pembuatan kapal Perancis Naval Grup memperkenalkan proyek kapal patroli zona maritim lepas pantai Patrol Vessel (OPV) 90, dikutip dari edisi Naval Today . Kapal-kapal Prancis ini mencoba dijual ke Angkatan Laut Azerbaijan untuk "kebutuhan Kaspia".

Sebagaimana diberitakan media setempat, pihak berwenang Azerbaijan mulai bernegosiasi dengan beberapa kontraktor pertahanan Prancis mengenai perolehan peralatan dan senjata angkatan laut. Secara khusus, Azerbaijan berencana untuk membeli kapal, rudal, dan peralatan untuk pertahanan ranjau.

Angkatan Laut berusaha untuk meyakinkan para pejabat Azerbaijan tentang kebutuhan untuk membeli kapal patroli OPV90, karena dengan bantuannya Angkatan Laut Azerbaijan "akan dapat memenuhi sejumlah tugas utama, baik sipil maupun militer," termasuk pengendalian lalu lintas maritim, operasi pencarian dan penyelamatan, dan juga perlindungan sumber daya laut dan penyediaan bantuan kemanusiaan.

Kapal patroli laut dari zona pesisir "L'Adroit", yang merupakan yang pertama di kelasnya OPV 90 Naval Group (dan modifikasi ini digunakan tidak hanya oleh Prancis), sejak 2012 adalah dalam pelayanan dengan Angkatan Laut Perancis.

Menurut Naval Group, kapal patroli lepas pantai Vessel (OPV) 90, yang panjangnya lebih dari 80 meter, memiliki segmen dek yang memungkinkan helikopter seberat 5-10 ton atau kendaraan udara tak berawak ke darat. Buritan kapal ini juga mampu menampung dua perahu yang relatif kecil. Selain itu, kapal juga direncanakan akan diinstal sistem tempur Polaris yang dikembangkan oleh Naval Group.

Berita terkait

Reaksi:

BERITA TERBARU:

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info