Pentagon Protes Setelah Jets AS Mencegat Bom Rusia di Dekat Alaska

Duniaku - Pentagon telah mengeluarkan protes setelah jet tempur Angkatan Udara AS mencegat dua pembom Rusia di wilayah udara internasional di sebelah barat negara bagian Alaska AS.

Pesawat F-22 Raptor mencegat pengebom strategis Tu-95 Bear jarak jauh malam pada 12-13 September, sebuah pernyataan komando gabungan AS-Kanada mengatakan pada 13 September.

Komando Utara AS dan Pertahanan Kedirgantaraan Amerika Utara (NORAD) mengatakan, pesawat pembom turboprop era Perang Dingin berkekuatan empat mesin, dikawal oleh dua pesawat tempur Su-35 Rusia, berada di wilayah udara internasional dan tidak pernah memasuki zona AS atau Kanada.

Para pembom Tu-95 mampu membawa senjata nuklir, kata Pentagon.

Jet-jet itu mengikuti pembom Rusia sampai mereka meninggalkan Zona Identifikasi Pertahanan Udara Alaska.

Militer memonitor lalu lintas udara di zona itu, yang memanjang 320 kilometer dari pantai Alaska.

Serangan itu terjadi bersamaan dengan manuver militer terbesar Rusia, yang diikuti sekitar 300.000 pasukan, berlangsung di Siberia timur.

Komandan NORAD, Jenderal Terrence O'Shaughnessy mengatakan, penerbangan Rusia tampaknya bukan "bagian langsung dari manuver-manuver itu, meskipun sangat terkait dengan itu."

Pada tanggal 6 September, dua pesawat jet Angkatan Udara AS bergegas untuk mengawal sepasang pesawat pembom Tu-95 Rusia yang melakukan penerbangan di atas Samudra Arktik, Laut Bering, dan Laut Okhotsk.

Seorang juru bicara NORAD mengatakan kepada wartawan bahwa pesawat pembom Rusia terbang "di Zona Identifikasi Pertahanan Udara Alaska, selatan Kepulauan Aleutian."

Kementerian Pertahanan Rusia pada 7 September mengkonfirmasi insiden itu, mengatakan para pembom melakukan "penerbangan terjadwal di atas perairan netral" ketika mereka dikawal oleh pesawat tempur F-22 AS.

Berita terkait

Reaksi:

BERITA TERBARU:

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info