Data radar S-400 membuat Israel tidak bisa ngelak

Duniaku - Setelah pernyataan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu diketahui bahwa Perdana Menteri Israel Binyamin Netanyahu menelepon Moskow tentang keputusan pengiriman SAM S-300 ke Damaskus. Layanan pers Kremlin melaporkan bahwa kepala pemerintah Israel mengadakan percakapan telepon dengan Vladimir Putin. Netanyahu sekali lagi menyatakan belasungkawanya sehubungan dengan kematian prajurit Rusia. Ketika masalah ini telah dibahas bahwa data Angkatan Udara Israel bertentangan dengan kontrol data VKS Federasi Rusiadi pangkalan udara "Hmeymim".

Rincian kontrol obyektif yang disajikan oleh perwakilan resmi dari Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov. Menurut Konashenkov, pusat kendali tempur sistem pertahanan udara S-400, yang siaga di pangkalan udara Rusia di Latakia, memungkinkan seseorang untuk melacak rantai kejadian dengan partisipasi pesawat militer Israel.

Secara khusus, data dari radar sistem rudal anti-pesawat Rusia menunjukkan bahwa pada saat peluncuran rudal oleh sistem pertahanan udara S-200 Suriah, salah satu F-16 Israel sebenarnya tertutup dengan pesawat pengintai elektronik radio Il-20 Rusia. Rudal S-200 diluncurkan pada pesawat militer Israel, tetapi karena ukuran IL-20, itu akhirnya "dipilih" sebagai tujuan utamanya, secara efektif membayangi tujuan sebenarnya yaitu F-16 Israel.

Telah dicatat bahwa pihak Israel sebelumnya telah menyuarakan (klaim media Rusia) informasi palsu bahwa pesawat angkatan udara negara itu pada saat serangan dari sistem rudal pertahanan udara S-200 terhadap mereka sudah berada di wilayah udara Israel. Data dari sistem pemantauan elektronik kompleks S-400 di pangkalan udara Khmeimim mengkonfirmasi fakta bahwa Angkatan Udara Israel mencoba untuk menyajikan informasi yang tidak relevan dengan peristiwa nyata dari malam yang naas.

Berita terkait

Reaksi:

BERITA TERBARU:

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info