AS tidak mengecualikan serang pasukan Rusia dan Iran di Suriah

Duniaku - Washington percaya bahwa Presiden Suriah Bashar Assad telah memungkinkan pasukannya untuk menggunakan klorin dalam operasi untuk membebaskan Idlib dari kelompok bersenjata ilegal, dalam hal ini AS tidak mengecualikan menyerang pasukan Republik Arab Suriah, serta Iran dan Federasi Rusia. Pernyataan ini diberikan dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh Tass mengacu pada arikel The Wall Street Journal pada hari minggu.

Kemungkinan menyerang pasukan Federasi Rusia

Menurut sumber-sumber publikasi, Assad "menyetujui penggunaan gas klorin dalam operasi serangan terhadap benteng pemberontak besar terakhir." Sebagaimana dinyatakan dalam publikasi, Washington menerima "data intelijen baru, yang menunjukkan bahwa Assad mengizinkan militernya untuk menggunakan klorin dalam operasi serangan apa pun." Publikasi menyebutkan bahwa "tidak jelas dari data intelijen terbaru apakah Asad mengizinkan militer untuk juga menggunakan gas sarin."

Sebagai berikut dari publikasi, "Pentagon sedang mempersiapkan langkah-langkah yang mungkin dalam lingkup militer, tetapi [Presiden AS Donald] Trump belum memutuskan apa sebenarnya yang akan membutuhkan respon dengan cara militer dan apakah AS akan memilih pasukan Rusia atau Iran sebagai target." Materi itu mengatakan bahwa pejabat AS tidak menyebutkan "apakah penggunaan klorin akan menjadi dasar bagi serangan udara AS terhadap rezim Assad."

Materi mencatat bahwa jika AS memutuskan untuk menyerang Suriah, itu mungkin akan lebih ambisius daripada yang sebelumnya. Dalam hal ini, Trump "akan kembali harus mempertimbangkan apakah akan menyerang untuk tujuan seperti pertahanan udara Rusia yang berarti dalam upaya untuk menyebabkan lebih banyak kerusakan pada pasukan Assad."

Sanksi lagi

Materinya termasuk pernyataan oleh juru bicara Pentagon Dana White tentang masalah ini. "Saya tidak akan mengomentari rencana AS, tetapi penggunaan senjata kimia, sarin, dan kaporit oleh Assad, dan ketidakpedulian terhadap kehidupan warga sipil diketahui secara luas dan melanggar stabilitas di kawasan itu," katanya.

Menurut publikasi itu, AS juga dapat membatasi diri untuk menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap pejabat Suriah. "Kami tidak mengatakan bahwa kami akan menggunakan cara militer sebagai tanggapan atas operasi serangan," kata seorang sumber dari kalangan pejabat. "Kami memiliki instrumen politik, instrumen ekonomi, ada sejumlah kemungkinan bagaimana kami dapat bereaksi, jika Assad pergi ke langkah yang sembrono dan berbahaya ini. "

Surat kabar melaporkan bahwa dalam beberapa minggu terakhir, AS telah mencoba untuk mencegah operasi di Idlib. Secara khusus, menurut sumber, Penasihat Keamanan Nasional Presiden John Bolton dan Menteri Luar Negeri Michael Pompeo diduga "meminta rekan-rekan mereka dari Rusia untuk memastikan bahwa senjata kimia tidak akan digunakan di Idlib."

Publikasi itu juga menyatakan bahwa "Rusia menolak peringatan AS dan menyatakan bahwa pasukan oposisi di Suriah dapat menggunakan senjata kimia terhadap warga sipil untuk memancing tanggapan dengan cara militer dari AS." "Menurut pejabat AS, tidak ada bukti bahwa pemberontak Suriah memiliki kapasitas untuk melakukan serangan seperti itu," kata bahan tersebut.

Sementara Kementerian Pertahanan Rusia mengabarkan bahwa Dua F-15 AS pada Sabtu menyerang dengan amunisi fosfor terlarang di Suriah. Ini diumumkan pada hari Minggu oleh kepala Pusat Rekonsiliasi Rusia di Republik Arab Suriah, Letnan Jenderal Vladimir Savchenko.

"Di provinsi Deir ez Zor pada 8 September, dua pesawat F-15 pesawat Amerika menyerang pemukiman Hadjin dengan menggunakan amunisi pembakar fosfor," kata komandan militer. Informasi tentang apakah ada korban dan korban sedang diklarifikasi. Pentagon mengatakan belum memiliki informasi tentang ini.

Sebelumnya CNN juga memberitakan bahwa Rusia beritahu Amerika mereka siap menyerang wilayah Suriah yang terdapat pangkalan AS.

Berita terkait

Reaksi:

BERITA TERBARU:

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info