Amerika Serikat memperluas kehadiran militernya di Suriah

Duniaku - Militer Amerika Serikat menciptakan pusat operasi dan pangkalan baru di utara Suriah, lansir Anadolu .

Perlu dicatat bahwa AS mulai membuat pangkalan militer di Suriah pada bulan Oktober 2015. Washington kemudian mengerahkan dua pangkalan udara dekat pemukiman Hasseke dan delapan pusat operasional di Rakka dan Manbije. Sejak Juli 2017, AS telah membangun lima pangkalan baru dan pusat operasional di Suriah, dua di antaranya berada di Manbije. Dua lagi pos pemeriksaan telah didirikan di daerah Tell-Abyad di utara provinsi Rakka. Selain itu, Amerika Serikat telah menyelesaikan pembangunan pangkalan militer lain di provinsi Deir ez Zor, di mana sebagian besar ladang minyak dan gas di Suriah terkonsentrasi.

Menurut lembaga itu, pangkalan Amerika lainnya terletak di ladang minyak Saban di tenggara provinsi Deir ez Zor. Ladang Saban terletak sepuluh kilometer sebelah timur Sungai Eufrat. Pangkalan militer memungkinkan Amerika untuk mengontrol wilayah yang terletak di utara, rute yang menghubungkan kilang Tanak dengan ladang Saban dan Al Omar.

Di sisi lain, AS memperluas pangkalan di daerah bandara Syrrin di selatan Kurdi Suriah di distrik Kobani, yang dikendalikan oleh pasukan pertahanan diri di utara Rakka. Pangkalan ini digunakan oleh militer AS sebagai bandara. Dalam hal ini, Amerika Serikat telah mengerahkan radar anti-pesawat dan banyak sistem elektronik.

Sumber lokal dari agensi tersebut melaporkan bahwa pembangunan fasilitas militer baru AS, yang dimulai pada bulan Agustus, memberi kesaksian akan keinginan Washington untuk mempertahankan kehadiran jangka panjang di wilayah tersebut. Fasilitas militer sedang dibangun di permukiman di timur dan barat Kamyshly. Pangkalan militer di Suriah Deir ez Zor terletak di dekat ladang minyak terbesar negara di Al Omar dan pemukiman Hajjin, benteng terakhir dari kelompok teroris ISIS.

Operasi melawan teroris

Sebelumnya, perwakilan koalisi anti-teroris internasional yang dipimpin AS, Sean Ryan, mengumumkan dimulainya operasi melawan teroris ISIS, yang membentang di sepanjang perbatasan Suriah-Irak. Dalam sebulan, direncanakan untuk membangun landasan pacu untuk pesawat kargo. Dengan demikian, bala bantuan ke wilayah tersebut akan dikirimkan melalui udara.

Menurut sumber-sumber lokal, AS meningkatkan langkah-langkah keamanan dalam pembangunan pangkalan militer. Jadi, area konstruksi dikelilingi oleh kendaraan lapis baja dan sekeliling dijaga oleh penembak jitu. Unit-unit Amerika terus mendukung pasukan pertahanan diri Kurdi Suriah dalam operasi melawan para teroris dari ISIS.

Berita terkait

Reaksi:

BERITA TERBARU:

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info