Warga Polandia di duga jual senjata dan amunisinya di Papua

Duniaku - Penyidik Polda Papua tengah memeriksa turis Polandia berinisial JF yang diduga terkait dengan penjualan senjata secara ilegal di wilayah Kabupaten Jayawijaya, kawasan pegunungan tengah Papua.

Saat ditemui di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Selasa (28/8/2018), Kapolda Papua, Irjen Martuani Sormin mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap turis Polandia tersebut.

Namun, Irjen Martuani tidak menyebutkan alasan di balik kebijakan penahanan turis Polandia itu di Mapolda Papua.

"Untuk selengkapnya saya belum bisa menjelaskan secara rinci karena yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan di Polda Papua. Nanti kalau sudah ada alat bukti maka kita akan sampaikan. Intinya WNA tersebut masih diperiksa," katanya seperti dilansir Antara.

Turis tersebut kini berada di Mapolda Papua di Kota Jayapura. Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, Polda Papua menahan JF karena diduga terlibat perbuatan melawan hukum di wilayah Kabupaten Jayawijaya.

Turis itu diduga kuat terlibat transaksi senjata api beserta amunisinya secara ilegal.

Warga Polandia itu sebelumya diamankan di Distrik Napua pada Sabtu 25 Agustus lalu, ketika hendak menuju lokasi wisata Danau Habema.

Warga negara asing itu kemudian diperiksa di Mapolres Jayawijaya namun akhirnya dilepas. Pada Minggu 26 Agustus, JF kembali diamankan oleh personel Polres Jayawijaya di salah satu hotel di Wamena, bersamaan dengan tiga warga lainnya yang ditangkap di tempat berbeda karena diduga memiliki hubungan bisnis ilegal dengan turis tersebut.

Berita terkait

Reaksi:

BERITA TERBARU:

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info