Pakar Amerika menjelaskan bagaimana pasukan ruang angkasa baru akan merugikan AS

Duniaku - Ahli militer Lauren Thompson dalam artikel untuk majalah Forbes mengatakan bahwa pembentukan pasukan luar angkasa hanya akan melukai kemampuan defensif Amerika Serikat.

Dalam pandangannya, Amerika Serikat harus mempertahankan struktur militer saat ini, hanya perlu sedikit meningkatkannya. Untuk memperkuat pernyataannya, ia memberi sejumlah alasan mengapa pembentukan kekuatan ruang angkasa bisa gagal.

Pertama-tama, Thompson menulis, pasukan luar angkasa akan melanggar hubungan kunci antara departemen militer. Angkatan Darat AS sangat bergantung pada sistem orbit, geolokasi dan komunikasi satelit, dan pembentukan pasukan jenis baru akan mengganggu komunikasi yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

Selain itu, ahli meyakini di perjalannya hambatan baru akan muncul kerjasama antara departemen yang berbeda, yang dapat menyebabkan interaksi yang buruk. Sebagai contoh, ia mengutip aksi teroris 11 September 2001, salah satu alasannya adalah pertukaran informasi yang buruk antar departemen.

Pada saat yang sama, pasukan ruang angkasa baru tidak akan dapat menyediakan sumber daya sendiri dan akan menjauhkan mereka dari struktur lain. Secara khusus, departemen baru akan membutuhkan doktrin militer baru, personil sipil dan militer, organisasi dukungan khusus, serta seragamnya sendiri. Semua ini akan menelan biaya miliaran dolar, pakar itu memperingatkan.

Selain itu, menurut Thompson, pasukan luar angkasa, dengan fokus yang sangat sempit, akan terlalu bergantung pada industri. Unit ini akan membutuhkan dukungan dari perusahaan swasta pihak ketiga dalam aspek teknis, konsultasi, audit, dan area lainnya.

Selain itu, pasukan ruang angkasa baru akan menduplikasi fungsi departemen lain. Sebagai contoh, menurut Thompson, Angkatan Udara AS tidak mungkin meninggalkan tugas memerangi cyberthreats, sehingga pasukan ruang angkasa harus menciptakan organisasi mereka sendiri yang serupa dan bersaing untuk karyawan yang memenuhi syarat dengan departemen lain.

Thompson juga mencatat bahwa setelah penciptaan kekuatan ruang angkasa, lembaga-lembaga lain akan berhenti memperhatikan ruang angkasa, dan kemudian bidang ini akan ditangani hanya oleh satu struktur, terisolasi dari semua.

Tetapi kekuatan ruang angkasa tidak bisa ada tanpa bantuan departemen lain, ahli percaya. Di ruang angkasa, satelit yang rentan terbang mengikuti rute yang dikenal, mereka dapat diperkuat, tetapi seseorang tidak dapat belajar untuk mempertahankan, sehingga pasukan ruang angkasa perlu berinteraksi dengan unit lain yang akan melindungi mereka.

Kesimpulannya, Thompson menulis bahwa, kemungkinan besar, gagasan untuk menciptakan kekuatan ruang angkasa baru akan segera ditolak, karena kemampuan pertahanan AS bisa rusak parah.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info