Macron: Eropa perlu membangun arsitektur keamanan baru di benua itu dengan Federasi Rusia

Duniaku - Negara-negara Eropa harus membangun arsitektur keamanan baru di benua itu dengan Rusia. Hal ini dinyatakan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron pada konferensi pers bersama dengan kepala Finlandia Sauli Niinisto.

"Kami membahas banyak masalah, termasuk hubungan transatlantik dan hubungan dengan Rusia," kata Macron, "kami ingin Eropa memiliki otonomi strategis dan defensif untuk membangun kembali arsitektur keamanan Eropa dalam arti luas, seperti yang saya katakan beberapa bulan yang lalu. di St. Petersburg, dengan kebutuhan untuk memikirkan kembali hubungan kita dengan Rusia. "

"Eropa yang lebih luas ini harus membangun arsitektur keamanannya dengan kekuatan yang ada di perbatasannya, dan bangsa-bangsa besar yang dengannya kita berbagi sejarah bersama," kata pemimpin Prancis itu.

Kemitraan strategis

Membangun kemitraan strategis akan membantu menstabilkan hubungan antara Rusia dan Uni Eropa, kata Emmanuel Macron.

"Kami perlu memiliki kemitraan pertahanan strategis dengan tetangga terdekat kami, dalam kepentingan kami untuk memiliki kemitraan strategis dengan Rusia dan Turki yang akan menstabilkan hubungan dengan Uni Eropa dalam jangka panjang dan memberikan karakter yang lebih holistik bagi hubungan kami," kata Macron. Dia menekankan bahwa Eropa "membutuhkan peninjauan penuh hubungan dengan Rusia setelah Perang Dingin."

Makron mencatat bahwa ia memiliki banyak percakapan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, termasuk di St. Petersburg pada Mei 2018. Menurut dia, mereka "menyentuh isu-isu cybersecurity, pertahanan". "Kami juga berbicara tentang perlunya mempertimbangkan kondisi arsitektur keamanan baru yang akan lebih baik sesuai dengan satu benua Eropa," ia menekankan. "Ini adalah kepentingan kami untuk menjaga stabilitas di seluruh kawasan."

Menurut dia, "ada banyak pekerjaan di depan, tetapi kita perlu melakukan diskusi ini."

Macron tiba di Helsinki pada kunjungan kenegaraan pada hari Rabu. Ini adalah kunjungan tingkat tinggi pertama dari pihak Prancis selama 19 tahun terakhir.

Perjanjian Minsk

Emmanuelle Macron percaya bahwa implementasi perjanjian Minsk akan mendorong pengembangan kerja sama dengan Rusia.

Pemimpin Prancis menekankan, "kemajuan dalam proses Minsk adalah kondisi yang jelas untuk menormalkan situasi dan melangkah lebih jauh." "Adalah salah untuk melupakan semua yang terjadi, tetapi mengingat prakondisi ini saya berharap untuk bergerak maju dalam kerja sama kami," kata Makron.

"Ini membutuhkan kehendak di kedua sisi, dan itu ada di pihak kita," presiden Prancis itu menyimpulkan.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info