Penumpang mengambil gambar diduga pesawat rahasia TR-3B Black Manta

Duniaku - Seorang penumpang maskapai penerbangan Amerika mengambil gambar pesawat rahasia Amerika dari telepon seluler.

Seperti dilansir oleh The Daily Star edisi Inggris, pada 20 Maret 2018, seorang penumpang maskapai penerbangan Amerika yang terbang di atas Texas mengambil objek yang tidak biasa dengan kamera ponsel, tampaknya menyerupai sebuah UFO. Para ahli percaya bahwa objek terbang yang tidak teridentifikasi adalah pesawat rahasia TR-3B Black Manta Amerika, karena pesawat itu memiliki bentuk segitiga dan dimensi yang cukup mengesankan, dan garis luarnya sangat mirip dengan desain pesawat rahasia Amerika.

Dilaporkan bahwa benda terbang itu terlihat sekitar pukul 6:30 pagi waktu setempat, dan sampai saat ini, ini bukan satu-satunya indikasi bahwa tes rahasia pesawat TR-3B Black Manta dapat dilakukan di daerah tersebut.

Harus diklarifikasi bahwa belum ada pernyataan resmi dari Angkatan Udara AS mengenai hal ini.

Dikutip dari sumber terbuka : TR-3 Black Manta adalah konsep revolusioner dalam penerbangan. TR-3 Black Manta adalah sebuah pesawat terbang berbentuk segitiga sepanjang 200 kaki yang dapat melakukan perjalanan di atmosfer Bumi dan di ruang angkasa, jauh di luar Bumi.

Kejadian masa lalu : Suatu peristiwa aneh ini bermula dari Belgia, di mana sering adanya penampakan tiga lampu berbentuk segitiga melayang dilangit Belgia dan dilaporkan sebagai suatu benda terbang yang tak dikenal (UFO)

Kejadian itu pada tanggal 31 Maret 1990 jam 0:05 waktu setempat, dua F16 bergegas lepas landas dari pangkalan udara Beauvechain dan dipandu menuju arah tiga lampu itu pada kontak radar.

Pada suatu ketika Angkatan Udara Belgia, untuk kesekian kalinya ingin mengidentifikasi fenomena ini, dan mengerahkan pesawat tempur F16 setelah ketiga lampu itu tampak lagi dan dikonfirmasi oleh polisi setempat dan terdeteksi pada radar.

Sebanyak 9 kali intersepsi telah dilakukan malam itu. Dan sudah enam kali pilot mengunci arah (lock-on) dengan radar di udara mereka. Penguncian jarak bervariasi antara 5 dan 8 NM (nautical mile) atau mil laut (1 NM = 1,853 km).

Namun pada semua kesempatan tetap gagal, target tiga lampu tersebut melaju dengan kecepatan dan ketinggian bervariasi, sangat cepat dan kunci radar terhenti (un-lock), itu terjadi setelah 10 sampai 60 detik. Kecepatan benda aneh tersebut bervariasi antara 150 dan 1010 knot.

Pada tiga kesempatan, kedua F16 kembali mengunci benda terbang itu secara simultan dengan parameter yang sama.

Lalu kedua F16 terbang terpisah sekitar 2 NM. Karena kondisi malam, tidak ada kontak visual yang bisa dilihat oleh salah satu dari F16 pilot.

Sangat aneh, ketiga titik lampu berbentuk segitiga itu kadang tak dapat terlihat, melaju dengan kecepatan bervarias dengan ketinggian yang juga bervariasi serta tak dapat dikunci pada sistem pesawat tempur dan juga radar! Benda terbang apakah itu???

Perkenalkan, inilah TR-3 Black Manta, sebuah pesawat rahasia mata-mata (spyplane) yang mempunyai kode nama Astra. Pesawat ini berbentuk segitiga, bertenaga plasma ion wind (plasma angin ion) dan memiliki berbagai fungsi yang berbeda dengan pesawat lainnya.

Pesawat Pengintai atau Spyplane yang Canggih

TR-3 Black Manta diklaim menjadi subsonic siluman (spyplane) dengan ciri khas pesawat ini adalah berbentuk segitiga, namun beberapa orang mengatakan jika saat ini TR-3B telah dimodifikasi menjadi beberapa varian, diantaranya TR-3A, The TR-3B, dan Teir 2, 3, 4.

Dari info-info sebelumnya, bahwa TR-3 terkait dengan program Tier III namun ternyata tidak sesuai dengan penampilan yang kedua. Hubungan ini dimuat oleh coincidental phonetical correspondence. Beberapa varian dibuat versi otomatis dengan pengendali jarak jauh unmanned atau tanpa awak, dan yang manual (manned) atau berawak.

Pesawat itu diduga telah digunakan dalam Perang Teluk untuk memberikan penunjukan Laser kepada pembom F-117A Nighthawk, untuk penargetan yang digunakan dengan panduan laser bom / laser-guided bombs (bom pintar).  TR-3A diproduksi oleh Northrop Grumman dan kode TR adalah singkatan dari Triumph.

Namun karena tidak ada bukti kuat keterlibatan pesawat tersebut dari setiap pesawat siluman lainnya dalam Perang Teluk, ya jelas saja mana mungkin AS akan berbicara mengenai pesawat canggih ini, maka hipotesis lain telah muncul.

Hal ini menyatakan bahwa apapun tipe psawat yang telah diidentifikasi sebagai “TR-3” tidak lebih dari sebuah prototipe dari pesawat siluman (stealth) pembom canggih terdahulu, B-2 Spirit Stealth Bomber.

Tier III diproduksi pada tahun 1990 oleh RQ-3 DarkStar, pesawat dengan desain yang sama sekali berbeda. TR-3 merupakan kelanjutan dari seri TR-1/ER-2 juga tidak terbukti, karena semua TR-1s dan U-2s diberi nama U-2R pada tahun 1992.

TR-3B lalu dilanjutkan kembali pada awal tahun 90-an, lewat program Aurora dan didanai dari “Black Budget”. Program super rahasia ini dilakukan dengan pengawasan dari National Recoinnaissance dan  USAF serta badan-badan inteligen Amerika seperti CIA dan NSA.

Dengan biaya pembuatan pesawat mencapai hampir 3 juta dollar, TR-3B merupakan salah satu pesawat eksotik, tidak heran banyak yang menganggap TR-3B adalah sebuah UFO ketika diuji coba pada tahun 1994.

TR-3B dilengkapi segudang fitur canggih, bahkan pada masa sekarang, belum ada pesawat yang mempunyai teknologi secanggih TR-3B. Hal ini wajar saja, mengingat Amerika memang tidak “membagi” teknologi ini kepada publik.

Lapisan luar pesawat ini sangat reaktif terhadap stimulasi radar, sehingga TR-3B dapat mengubah ukuran, refleksi, bahkan warna pesawat di radar musuh. Lapisan yang terbuat dari Polimer ini, ketika digunakan dengan teknologi Electronic Counter Measures dan ECCM dapat memanipulasi radar musuh, sehingga TR-3B tampak seperti sebuah pesawat kecil di radar, atau bahkan tidak tampak (invisible).

Selain itu, teknologi Magnetic Field Disrupter (MFD), merupakan sebuah teknologi baru yang dikembangkan Amerika dan diaplikasikan pada sebuah pesawat. Teknologi MFD dikembangkan oleh sebuah perusahaan bernama Sandia and Livermore Laboratories, dan pemerintah Amerika sangat merahasiakan pengembangan teknologi ini.

Plasma yang menjadi bahan utama teknologi ini, dipres dengan tekanan 250.000 atmosfir pada suhu 150 derajat Kelvin dan dirotasikan dengan kecepatan 50.000 rpm untuk membuat plasma super-conduktive.

Plasma ini menyebabkan gangguan pada gravitasi bumi yang mempengaruhi pesawat. Cara kerja MFD adalah membuat sebuah medan pusaran magnetik yang mengganggu gaya gravitasi, bahkan menetralkan gaya gravitasi pesawat hingga 89%.

Meskipun kedengarannya mirip sebuah alat anti-gravitasi, namun sebenarnya MFD bukanlah alat seperti itu. Meskipun MFD merupakan sebuah peralatan revolusioner untuk sebuah teknologi pesawat, namun alat ini membutuhkan energi yang besar, karena itulah TR-3B menggunakan pembangkit listrik sebagai sumber tenaga utama.

TR-3B merupakan jenis pesawat yang dapat terbang tinggi, bersifat stealth (siluman) dan jenis pesawat mata-mata yang ideal. Dengan penggunaan MFD yang mereduksi bobot pesawat hingga 89% dan nuklir sebagai jet pendorongnya, TR-3B dapat melesat hingga mencapai hingga 9 mach atau 9 kali kecepatan suara! Namun tidaklah di setting hingga kecepatan itu, karena dapat menghancurkan organ biologis manusia.

Bobot pesawat, desain, dan teknologinya yang memang tidak diaplikasikan pada pesawat manapun. Bahkan, menurut berbagi sumber, hanya pilot tertentu saja yang dapat terbang hingga kecepatan tinggi di kokpit TR-3B ini. Pesawat canggih TR-3B menggunakan tiga sumber plasma ion wind yang berfungsi mengambangkannya di udara yang terletak di setiap sudut segitiga bagian bawah pesawat.

Sedangkan jet pendorongnya menggunakan hydrogen dan oksigen cair sebagai bahan bakarnya. Hydrogen sebagai bahan bakar utama, dan oksigen sebagai tenaga tambahannya. Selain untuk uji coba, tampaknya Amerika juga ingin memamerkan hasil karyanya lewat penampakan-penampakan UFO yang sering terjadi di berbagai wilayah.

Amerika sepertinya memang memiliki suatu ambisi untuk menjadi negara yang paling maju dari negara-negara lain dibidang pesawat terbangnya dengan menutup-nutupi berbagai pengembangan teknologi yang dirahasiakan.

Namun selama pemerintah Amerika tetap menyatakan bahwa mereka tak mempunyai pesawat seperti TR-3, maka seakan semua bukti dan penampakan pesawat ini menjadi mentah kembali.

Triangle UFO atau UFO Segitiga

Teknologi alien? Entahlah, karena sampai sekarang selama pemerintah Amerika masih menolak bahwa mereka memiliki pesawat mata-mata tersebut, maka sebagian peneliti dan pemerhati UFO atau ufology kembali menamakan benda terbang tak dikenal tersebut tetap sebagai: Black Triangle atau Triangle UFO.

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info