Barat bereaksi terhadap penampakan Su-57 terbaru di Suriah

cah.bumiratu.id - Penampakan pesawat tempur Rusia terbaru dari generasi kelima Su-57 di Suriah menyebabkan diskusi aktif di media Barat. Ahli Amerika dan jurnalis Joseph Trevithick, yang menulis materi untuk The Drive, mencurahkan banyak hal untuk topik ini.

Ini salah satu alasan untuk penempatan tempur baru yang disebut berhubungan dengan insiden baru-baru ini di daerah ladang minyak "Conoco" Suriah, ketika pasukan pemerintah yang didukung oleh Rusia "perusahaan militer swasta" dikalahkan oleh Kurdi dan Amerika. Alasan lain yang mungkin adalah keinginan penulis untuk menunjukkan kepada pembeli potensial kekuatan senjata Rusia.

Penulis tidak mengatakan dengan pasti, namun "Jika Kremlin menempatkan Su-57 di Suriah, ini bisa menyulitkan situasi, karena pilot Amerika belum memiliki pengalaman nyata dalam melakukan operasi militer di hadapan petarung Rusia," tulis Trevisik. "Tidak jelas bagaimana pesawat ini ditampilkan di radar, kemampuan tempur sesungguhnya yang mereka miliki dan bahaya apa yang mereka bawa."

Pakar juga mencatat bahwa kedatangan Su-57 adalah "kesempatan bagus bagi AS untuk mengumpulkan informasi baru tentang pesawat tempur ini."

Sebuah artikel yang didedikasikan untuk pesawat ini juga muncul dalam edisi Inggris The Express. "Peringatan militer Rusia: Putin Su-57 yang mengancam dibebaskan dari rantai," tulis tajuk utama tersebut. Materi tersebut mengindikasikan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mengirim senjata baru untuk pengujian dalam kondisi tempur.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa ada penampakan pesawat Su-57 di suriah yang dikirim untuk melakukan pengujian tempur, namun belum ada konfirmasi resmi dari pihak Rusia saat berita ini diturunkan.

Baca juga :
Media : pesawat tempur SU-57 Rusia terlihat di Suriah
Su-35: menyingkirkan penyakit masa kanak-kanak

BERITA TERKAIT:

Advertisement:
Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info